Jaenudin: Desa Adalah Kesatuan Masyarakat Hukum, Mengelola dan Mengurus Rumah Tangga Sendiri

- Redaksi

Minggu, 23 Desember 2018 - 10:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Setelah Undang Undang Desa disahkan pada tahun 2014, ditengah era keterbukaan informasi publik, kehidupan masyarakat dipeloksok pedesaan mulai terangkat baik oleh media konvensional maupun media mainstream, besarnya anggaran hingga Milyaran Rupiah yang dialokasikan baik oleh Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten, menyedot perhatian berbagai lapisan masyarakat.

Begitu banyak mata tertuju pada kerajaan kecil yang di pimpin oleh Raja Kecil hasil pemilihan langsung oleh masyarakat, anggaran yang diterima pun dikelola melalui mekanisme musyawarah Desa.

Baca Juga :  Motif Pembunuhan Penagih Hutang di Bekasi Persoalan Asmara

“Kuwu itu memiliki kewenangan dalam mengelola dan mengurus rumah tangga sendiri, kami ibarat kerajaan kecil yang harus mampu menata wilayah dan mensejahterakan masyarakat, “ujarnya Jaenudin, SH Kuwu Curug Wetan kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui disalah satu warung dibilangan Curug Wetan Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, Sabtu (22/12/2018).

Masih menurut Jaenudin, SH yang terjadi sekarang ini kearipan lokal harus diutamakan dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengelolaan dalam Sumber Daya Alam (SDA) serta pembangunan sarana prasarana infrastruktur fisik.

“Di setiap Desa bisa dipastikan Pemerintahan Desa akan berbeda dalam mengurus dan mengelola anggaran, agar mencapai tujuan utamanya yaitu dalam mensejahterakan kehidupan masyarakatnya melalui kearifan lokal.”

Selain itu seorang kuwu dituntut cerdas dalam mengambil keputusan, kebutuhan masyarakat harus diprioritaskan, banyak cara dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Akibat Status Kuwu Tidak Jelas, Pembangunan Desa Sidamulya Terhenti

“Seorang Kuwu jangan hanya duduk dikantor, harus banyak meluangkan waktu bertemu masyarakat, bisa dengan cara silaturahmi atau belusukan kesetiap RT secara rutin, “pungkasnya.

Ditambahkan oleh Candra 60 tahun, tokoh masyarakat Dusun 2 Curug Wetan, berharap seorang Kuwu harus bisa membagi waktu, sesibuk apapun tugas seorang Kuwu tetap harus rajin bersilaturahmi dengan masyarakat, “harapnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terbaru

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB