Menteri PUPR Tinjau Tiga Ruas Jalan Tol JORR 2 Milik Kelompok Usaha Jasa Marga

- Redaksi

Minggu, 16 September 2018 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Jakarta – Guna meninjau progres proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR 2), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki didampingi oleh Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna, Sekretaris BPJT Darda Daraba, serta Kepala Biro Komunikasi dan Info Publik Endra S Atmawidjaja,melakukan tinjauan ke Proyek Jalan Tol JORR 2 yaitu Proyek Jalan Tol Cinere-Serpong, Proyek Jalan Tol Serpong-Kunciran dan Proyek Jalan Tol Kunciran-Cengkareng, Jumat, (14/9).

Dalam pemaparan yang dilakukan di Km 9, Proyek Jalan Tol Cinere-Serpong yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Cinere Serpong Jaya (PT CSJ), Silvester Aryan Widodo mengungkapkan pembangunan proyek Jalan Tol Serpong-Cinere terus menunjukkan kemajuan. Sampai dengan awal September, pembebasan lahan proyek ini telah mencapai 66,8%, sedangkan konstruksinya 40,5%. “Terkait pembebasan lahan untuk proses penambahan ROW saat ini sedang diproses BPN Serang-Provinsi Banten,” ungkap Aryan.

Jalan Tol Cinere-Serpong memiliki panjang 10,14 km dan ditargetkan beroperasi pada Semester I Tahun 2019. Untuk Seksi I Ruas Serpong Junction-Pamulang/Martadinata Interchange sepanjang 6,5 km dan Seksi II Cinere-Pamulang sepanjang 3,64 km akan diselesaikan bersamaan tersambungnya dengan Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi 3. Menariknya, salah satu pemandangan yang bisa dinikmati pengguna jalan tol Cinere-Serpong adalah Situ Pamulang.

Selain Proyek Jalan Tol Cinere-Serpong, Menteri Basuki juga mendapatkan penjelasan terkait dengan progres proyek Jalan Tol Serpong-Kunciran yang dikelola oleh PT Marga Trans Nusantara (PT MTN), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Progres pembebasan lahan untuk Ruas Jalan Tol Kunciran-Serpong, per 13 September 2018, telah mencapai 97,29% sedangkan progres konstruksi telah mencapai 66,43%.

”Saat ini kendala pembebasan lahan ada di Paket 1 yang akan digunakan untuk pembangunan _overpass_ dan jembatan. Ditargetkan pembebasan lahan akan selesai pada bulan September 2018,” ungkap Truly Nawangsasi, Presiden Direktur PT MTN.

Jalan Tol Kunciran-Serpong dibagi menjadi 2 Paket, yaitu Paket 1 : Kunciran-Parigi (Sta. 39+789 – Sta. 46+500) sepanjang 6,72 kilometer dan Paket II : Parigi – Serpong (Sta. 46+500 – Sta.50+924) sepanjang 4,42 kilometer. Jalan tol sepanjang 11,14 Km ditargetkan akan beroperasi penuh pada awal Tahun 2019. Apabila Jalan Tol Kunciran-Serpong telah beroperasi, maka akan terhubung dengan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng dan Jalan Tol Serpong-Cinere. Selain itu Ruas Jalan Tol Kunciran-Serpong ini juga menghubungkan Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Jalan Tol BSD.

Baca Juga :  100 Pengendara Ditilang Saat Operasi Patuh Lodaya di Depan RSUD Gunung Jati

Sebagai bagian paling ujung dari JORR 2, Proyek Jalan Tol Kunciran-Cengkareng juga menunjukkan progres positif. PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (PT JKC), kelompok usaha Jasa Marga yang mengelola ruas sepanjang 14,19 Km yang terdiri dari 4 Seksi tersebut optimis Proyek Jalan Tol Kunciran Cengkareng akan selesai sesuai target. Saat ini progres pembebasan lahan mencapai 50% sedangkan progres konstruksi mencapai 20,1%.

“Sesuai komitmen BPN, pada pertengahan September untuk Seksi I pengukuran peta bidang selesai 100%, namun untuk keseluruhan ruas Kunciran-Cengkareng pembebasan lahan hingga tahap pembayaran pada Oktober 2018. Sehingga target kita Oktober 2018 sudah 100% selesai,” jelas Edwin Cahyadi Direktur Utama PT JKC.

Edwin menambahkan, konstruksi Seksi I ditargetkan selesai TW I 2019 sedangkan konstruksi Seksi II s.d IV ditargetkan selesai TW III 2019. Apabila Jalan Tol Kunciran-Cengkareng telah beroperasi, maka akses jalan tol ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan bertambah. Pengguna jalan tol akan memiliki alternatif lain, di luar Jalan Tol Prof. Ir. Soedijatmo, sehingga arus kendaraan ke Bandara Soetta akan terdistribusi.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Perpanjang Work From Home bagi ASN

Setelah mendapat pemaparan progres proyek jalan tol, Basuki mengungkapkan bahwa kendala dalam pembangunan jalan tol adalah tanah. “Kalau tanahnya selesai pasti bisa dipastikan kapan selesai konstruksinya. Harapannya dengan adanya tol ini tidak hanya masyarakat, tapi juga perekonomian, logistik kita akan lebih lancar lebih murah, “ imbuh Basuki.

Lebih luas lagi, keberadaan jaringan jalan tol dalam JORR 2 akan mempercepat arus barang dan jasa untuk mendukung distribusi logistik nasional yang berdampak terhadap efisiensi biaya logistik sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Adanya JORR 2 saya kira akan bermanfaat untuk commuter dan masyarakat Jakarta dan tidak hanya Jakarta tapi juga suburb-suburb Jakarta untuk kelancaran mobilitas masyarakarat urban sehingga memperlancar aktifitas ekonomi juga.

Yang paling penting juga adalah memperlancar distribusi sehingga akan menurunkan biaya logistik dan akan juga harga-harga bahan pokok kita.

Jadi Insyaallah pada tahun 2019 nanti JORR2 akan siap dioperasikan dan melayani warga sekitar,” ujar Basuki menutup kunjungan ke proyek jalan tol JORR.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru