Marissa Haque dan Vocassalam Bicara Soal Konten Halal

- Redaksi

Rabu, 11 September 2019 - 21:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Foto: Marissa Haque bersama para personal grup nasyid Vocassalam. (Dok. Istimewa)

i

Foto: Marissa Haque bersama para personal grup nasyid Vocassalam. (Dok. Istimewa)

RJN, Cirebon– Sebagai upaya nyata agar masyarakat memperoleh suguhan makanan sehat dan hiburan yang bermanfaat, Halal Festival tengah digalakkan oleh berbagai negara di dunia. Kegiatan ini sebagai media sosialisasi bagi masyarakatnya dalam memfilter konten yang layak untuk dikonsumsi. Indonesia dengan penduduknya yang mayoritas muslim, pada tahun 2019 makin marak menggelar kegiatan serupa. Seperti Kota Cirebon yang sukses menggelar Cirebon Halal Festival (CIHAFEST) 2019 pada bulan Agustus 2019 lalu.

Seperti yang dikatakan oleh Zaki Hidayat, personal grup nasyid Vocassalam saat kami wawancarai Rabu (11/9/2019. Vocassalam sebagai salah satu grup pegiat musik religi siap mendukung dan menjadi partner bagi Pemerintah Cirebon dalam kegiatan edukasi, penyuluhan, sosialisasi, expo maupun event- event festival dalam mengangkat tema halal agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya produk halal dalam ruang lingkup lokal maupun nasional.”

Baca Juga :  Menag Yaqut Tegaskan Bahwa Label Sertifikasi Halal oleh Pemerintah, Bukan Ormas

“Cirebon memiliki banyak potensi produk unggulan khususnya pada kuliner, menu masakan, maupun snack dan jajanan tradisional yang hingga kini masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat Cirebon. Dari masakan khas nasi jamblang, tahu gejrot, empal gentong, docang, hingga jajanan tahu petis, kerupuk tahu, kerupuk mlarat, gepu, krupuk kulit, bumbu terasi, dan lainnya, merupakan aset wisata kuliner yang melimpah dari Cirebon, di samping memiliki daya tarik wisata budaya 4 Keraton (Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, Kaprabonan). Objek wisata ziarah prasasti Wali Songo serta daya tarik wisata alam di wilayah 3 sekitar Cirebon (Indramayu, Majalengka, Kuningan) merupakan aset wilayah yang prospektif untuk meningkatkan wisata unggulan Nasional bahkan Internasional ke depan,” kata Zaki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Grup nasyid Vocassalam yang memiliki tiga personal; Zaki Hidayat, Imam Jamarudin, dan Mahyudin Giri, penampilannya di CIHAFEST 2019 dikomentari oleh Dr. Hj. Marissa Grace Haque, S.H., M.Hum., M.B.A., mantan aktris Indonesia yang jadi Narasumber pada event tersebut. Ini dia namanya hijrah ke musik religi. Keren!, kata Marissa Haque, sambil mengacungkan

Baca Juga :  Malam Takbiran Idul Adha Nanti, Cuaca Ciayumajakuning

kartu nama Vocassalam. Marissa Haque sangat mendukung kreasi positif anak-anak muda di bidang apapun, khususnya dalam berkesenian, apalagi mengangkat nilai-nilai religi. Kalo makanan hijrah ke produk halal, musik juga hijrah ke yang halal juga,”kata Marissa.

Haque sambil tersenyum.Lebih jauh tentang makanan halal, Marissa Haque mengatakan, “Halal dan haram ada di hidup seputar kita, jika kita mengkonsumsi yang haram dan menjadi daging dalam tubuh kita, masuk ke dalam sel darah dan pori-pori tubuh. Maka, bisa jadi itu yang menyebabkan kita jauh dari

Baca Juga :  Warga Cirebon Dibuat Geram dengan Akun Bernama Hadi Saputra

berkah, menyebabkan doa-doa kita tidak terijabah, hidup gelisah. Begitupun sebaliknya, jika tubuh kita diisi makanan halal, semakin berkah, doa semakin terijabah, hidup pun menjadi indah. Sementara itu tentang musik Halal, Zaki mengatakan, “Nasyid mesti bersinergi dan berkolaborasi dengan musisi budaya agar bernuansa etnik dan semakin diminati kalangan masyarakat, seperti halnya sejarah para Wali Songo yang menyebarkan dakwah dengan musik tradisional namun memiliki lirik nasihat. Keberadaan nasyid mesti berkolaborasi, namun tidak melunturkan nilai syariat Islam dan dakwah.”

“Berkolaborasi dengan musik etnik karena Cirebon adalah wilayah keratin, maka sajian musiknya perlu diisi dengan warna budaya etnik seperti gamelan, angklung, kecapi, dan lainnya, atau berkolaborasi dengan band sebagai alternatif pop religi,” kata Zaki.

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

ilustrasi

Pilkades

Pilkades Bekasi Memanas! 26 Aduan Masuk, Sukaresmi Disorot

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:09 WIB

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB