Mahasiswa Kuningan Salat Ghoib dan Tabur Bunga untuk Korban Tewas Demo di Kendari

- Redaksi

Jumat, 27 September 2019 - 18:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Kuningan – Aksi unjuk rasa yang mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan penembakan yang mengakibatkan seorang mahasiswa pendemo di kota Kendari tewas, diwarnai aksi tabur bunga di depan Mapolres Kuningan, Jumat (27/9/2019).

Bahkan aksi itu dilanjut dengan shalat ghaib bersama di Masjid Al Aman Polres Kuningan, untuk mendoakan tewasnya mahasiswa bernama La Randi asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Usai melakukan orasi selama kurang lebih dua jam, mahasiswa diperbolehkan masuk kedalam Mapolres Kuningan untuk melaksanakan Shalat Ashar berjamaah. Aksi mahasiswa ini ditemui langsung Kabag Sumda Polres Kuningan Kompol Dodo Nurwenda.

“Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan kami atas meninggalkan saudara kami mahasiswa dari Kendari Sulawesi Tenggara. Kami juga melakukan aksi tabur bunga dan salat ghaib, untuk mendoakan saudara kami yang telah wafat,” kata Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kuningan, M Agung Sutrisno saat memberikan keterangan persnya kepada para awak media.

Baca Juga :  BMKG: Tidak Ada Sambaran Petir Saat Kejadian Kilang Minyak Balongan Meledak

Sekali lagi, pihaknya mendesak, agar pihak kepolisian mengusut tuntas oknum pelaku penembakan terhadap mahasiswa Kendari Sulteng. Tabur bunga juga dilakukan, sebagai bentuk penghargaan terhadap sesama saudara yang sama-sama berjuang demi kepentingan rakyat.

Sementara Kabag Sumda Polres Kuningan, Kompol Dodo Nurwenda menyampaikan, terimakasih kepada para mahasiswa telah menyampaikan aspirasinya dengan aman dan tertib. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, jangan pernah menjauhi polisi karena kepolisian adalah milik masyarakat.

Baca Juga :  Wagub Jabar Temui Warga Bekasi Terdampak Pembangunan SPAM Jatiluhur I

“Sebab negara adalah tulang punggung nya adalah pemuda dan mahasiswa. Kalau umpanya kita ada suatu perbedaan pendapat, selesaikan dengan cara bermusyawarah,” ajaknya.

Pihaknya berjanji, akan terus berupaya memberikan pelayanan, pengayoman, dan melindungi warga masyarakat dengan baik.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB