M2 Siap Wujudkan Trisakti Bung Karno

- Redaksi

Rabu, 6 Desember 2017 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Calon Wali Kota Bekasi dari PDI Perjuangan Kota Bekasi, Mochtar Mohamad (M2) siap wujudkan Trisakti Bung Karno dengan memprioritaskan bidang ekonomi APBD 20% jika terplilih menjadi Wali Kota di Pilkada 2018 mendatang.

Menurut Mochtar, ia ingin membangun kemandirian ekonomi keluarga masyarakat Kota Bekasi. Kata dia, nantinya, setiap warga Kota Bekasi akan mendapat bantuan modal untuk mendirikan usaha dari Pemkot Bekasi.

Modal dari Pemkot tersebut kata dia, akan dikelola oleh bank yang sudah bekerjasama dengan Pemkot Bekasi serta koperasi. Melalui bank dan koperasi itulah, uang tersebut disalurkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program tersebut bukanlah program bagi-bagi uang secara cuma-cuma. Sebab, uang yang didapat warga bentuknya merupakan kredit atau pinjaman yang nantinya harus dikembalikan.

“Rakyat kita modalin untuk usaha. Modal itu berupa kredit. Uangnya dari APBD yang dikelola oleh bank dan koperasi,” kata Mochtar.

Nantinya, para calon penerima modal, akan mendapat bimbingan langsung oleh bank maupun koperasi.

“Nanti ada training yang diberikan oleh bank atau koperasi. Jadi kita pastikan penerima modal nantinya bisa mendirikan usaha dan usahanya berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” kata Mochtar.

Baca Juga :  Mochtar Muhamad Maju Sebagai Bakal Calon Pilwalkot Bekasi 2018

Untuk menyokong program itu, 20 persen APBD Kota Bekasi akan diarahkan untuk program kemandirian ekonomi yang dimaksud. Dan untuk menjamin keamanan program tersebut, maka anggaran yang ada akan diasuransikan.

“Kita asuransikan dananya. Jadi uang yang ada tetap aman. Tetap akan kembali, kalau-kalau ada kredit macet,” kata dia.

Bila program ini berjalan, Mochtar berharap masyarakat Kota Bekasi nantinya bisa memiliki kemandirian ekonomi dan menjadi sejahtera seperti yang dicita-citakan Bung Karno.

“Bung Karno ingin rakyat bisa beli beras, bisa beli baju, bisa punya rumah. Ingin rakyat sejahtera. Itulah cita-cita kemerdekaan. Sangat sederhana, kesejahteraan rakyat. Dari situ baru kita akan mencapai keadilan sosial,” ujar Mochtar, saat diwawancarari di kediamannya di bilangan Kota Bekasi, Selasa (05/12).

Mochtar menambahkan, keinginanya membangun ekonomi warga Kota Bekasi karena ia sadar betul bahwa perekonomian masyarakat menjadi tanggung jawab negara.

“Negara mesti tau kalau rakyatnya tidak punya uang, rakyatnya tidak bisa beli beras,” kata dia.

Baca Juga :  Harper Cikarang Andalkan Wedang Sereh Wangi Untuk Antisipasi Corona

Dengan program itu, ia juga ingin berkontribusi terhadap perekonomian nasional. “Minimal kita ikut memperbaiki struktur perekonomian nasional. Walaupun mungkin cuma hanya di Kota Bekasi.

Progam kemandirian ekonomi juga sekaligus merupakan prisai untuk masuknya dampak ekonomi kapitalisme.

Sementara itu, program itu sendiri diprioritaskan untuk rumah tangga kurang mampu.”Prioritasnya untuk rumah tangga yang belum mampu,” tandasnya.

Selain program pemberdayaan ekonomi, Mochtar juga akan menitikberatkan persoalan pendidikan sebagai salah satu fokusnya saat memimpin kelak.

Ia ingin, Kota Bekasi bisa memiliki pendidikan berkwalitas. Dan saat memimpin nanti Mochtar akan mencanangkan program wajib belajar 16 tahun. Dengan membiayai warga Kota Bekasi kuliah di perguruan tinggi.

“Nanti kita gandeng perguruan tinggi di Bekasi. Satu perguruan tinggi menerima lima ratus mahasiswa. Mereka kuliah gratis dengan beasiswa Pemkot Bekasi. Khususnya bagi anak kurang mampu,” jelasnya.

Dengan adanya program wajib belajar 16 tahun, ia ingin generasi Kota Bekasi menjadi cerdas dan berkwalitas sehingga memiliki daya saing. “Kita mau SDM berkwalitas, makanya saya ingin anak-anak Bekasi bisa mengenyam pendidikan sampai kuliah,” tandasnya.

Baca Juga :  Dengan LinkAja, Kini Pedagang Pasar Gunung Sari Dapat Membayar Retribusi Secara Nontunai

Adapun di sektor kesehatan, pihaknya ingin nantinya Pemerintah Kota Bekasi bisa mengcover iuran program BPJS yang menjadi kebijakan nasional.

“Kita bayari iuran BPJS warga. Tahun pertama untuk kelas tiga, tahun berikutnya naik menjadi kelas dua, sampai pada kelas satu. Jadi kita perkuat kebijakan nasional. Bukan perbanyak kartu-kartu yang tidak jelas,” terang Mochtar.

Dan yang terpenting menurutnya, soal kesehatan bagaimana pemerintah bisa membangun budaya hidup sehat. “Nanti fokus kita lebih kepada upaya prefentif, pencegahan. Jadi kita bangun dan ciptakan budaya hidup sehat,” tandasnya.

Untuk kebijakan lain, seperti infrastruktur. Nantinya Mochtar akan melimpahkan kewenangan tersebut kepada swasta sebagai pihak yang berkepentingan dengan Kota Bekasi.

“Contoh waktu saya jadi Wali Kota Bekasi, kita bangun fly over Summarecon pakai uang mereka. Kemudian jalan Ahmad Yani kita minta pusat untuk membangun karena itu jalan negara. Bukan seperti sekarang jalan Ahmad Yani malah dibangun oleh Kota Bekasi. Itu salah,” pungkasnya.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 57 Kasus, 74 Tersangka dan Puluhan Ribu Obat Keras Disita
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Kemenkeu Jabar Lelang 123 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp24,72 Miliar
Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026
Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:09 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 57 Kasus, 74 Tersangka dan Puluhan Ribu Obat Keras Disita

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Senin, 21 September 2026 - 16:34 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Berita Terbaru