Longsor di Jalur Lintas Selatan, Rute Perjalanan Kereta Api Dialihkan ke Jalur Utara

November 23, 2017

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Perjalanan kereta api lintas selatan yang menuju Stasiun Bandung atau tujuan Jakarta via Bandung dialihkan perjalananannya melalui lintas utara via Cirebon. Hal tersebut merupakan imbas dari longsoran yang terjadi di petak jalan antara stasiun Cipendeuy-Bumiwaluya.

Longsoran tersebut terjadi di 8 titik, yaitu km 230 + 4/5, km 230 + 9/0, km 231 + 0/1, km 231 + 8/9, km 232+7/9, km 233 + 0/2, km 233 + 7/8, dan km 234 + 1/2. Masing-masing titik tersebut memiliki panjang yang bervariasi, yakni antara 10 meter sampai dengan 100 meter dan tinggi 1 meter sampai dengan 7 meter. Adapun proses penanganan longsoran tersebut ditaksir 1×24 jam dari pukul 23.18 WIB.

Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro mengatakan, pengalihan lalu lintas ke Cirebon ini tidak akan mengubah jadwal kereta api, hanya perubahan rute saja untuk kereta api lintas selatan tujuan Bandung.

“Dalam keadaan normal, lintas utara via Cirebon dilalui 172 kereta api. Estimasi bila rintang jalan akibat longsoran tersebut lebih dari 24 jam, maka kereta api lintas selatan adalah sebanyak 32 kereta api yang akan memadati lintas utara via Cirebon. Jadi, totalnya hingga 204 perjalanan kereta api,” jelasnya saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (23/11).

Adapun kereta api-kereta api tersebut adalah Lodaya, Turangga, Kahuripan, Mutiara Selatan, Malabar, Serayu, Kutojaya selatan, atau 13 perjalanan kereta api.

“Dari tadi malam, trafik perjalanan kereta api di lintas Cirebon bertambah. Seluruh KUPT lintas/kepala stasiun siaga dan mengawasi langsung kondisi perjalanan KA.

Dengan perubahan rute tersebut (memutar), waktu yang ditempuh bertambah menjadi 2,5 jam. Di stasiun Cirebon, kereta api lintas selatan tersebut dilakukan penambahan air dan bahan bakar. Sampai saat ini, perjalanan di lintas utara sendiri aman lancar terkendali.(Juf/RJN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *