Lagi, Ratusan Mahasiswa Geruduk Gedung DPRD Kabupaten Bekasi

- Redaksi

Jumat, 21 September 2018 - 22:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cikarang – Demonstrasi Mahasiswa diberbagai Wilayah Penjuru Indonesia kian marak dilakukan lantaran Rupiah Melonjak. Salahsatunya, Mahasiswa di Bekasi, Ratusan Mahasiswa yang tergabung dari beberapa Kampus Se-Bekasi itu mengatasnamakan Badan Aliansi Mahasiswa Peduli Indonesia (AMPI). Mereka berunjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Pemkab Bekasi, Jumat (21/9).

Mahasiswa tersebut membawa empat tuntutan yaitu, stabilkan nilai tukar terhadap dolar, stop impor bahan pokok, stop TKA tanpa keahlian serta tegaskan kembali perpres Nomor 20 Tahun 2018 mengenai tenaga kerja asing dan segera selesaikan infrastruktur yang mangkrak di Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan Mahasiswa harus tertahan didepan pintu gerbang oleh petugas keamanan Satpol PP dan aparat Kepolisian. Mahasiswa terus berorasi agar mereka bisa ditemukan oleh Wakil Rakyat yaitu DPRD Kabupaten Bekasi, alhasil perwakilan Mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar dan Wakil DPRD Kabupaten Bekasi, Daris.

Baca Juga :  DJP Jabar II Deklarasi Zona Integritas

Saat hendak berunding di ruang Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, salahsatu Mahasiswa menegaskan bahwa mereka menyampaikan aspirasi bersama-sama dan Mahasiswa pun minta agar semua mahasiswa yang ikut Demonstrasi harus ikut berunding dan bisa menyalurkan Aspirasi terhadap Wakil Rakyat pemangku jabatan DPRD Kabupaten Bekasi.

Hingga akhirnya Ketua DPRD Sunandar memperbolehkan mahasiswa yang melakukan aksi tersebut ikut dalam mediasi oleh DPRD.

Sempat putus komunikasi antara petugas keamanan yang tetap menahan Mahasiswa diluar Pagar Pemkab Bekasi, hingga akhirnya saling dorong pun dilakukan dan aparat pun menyemprotkan air dengan kendaraan water canon. Padahal, disitu mahasiswa hendak mau masuk memenuhi permintaan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar agar berunding bersama dan akhirnya keributan tersebut bisa diatasi langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat dan langsung memperboleh masuk mahasiswa.

Baca Juga :  Kota Bekasi Akhirnya Memiliki Gedung Kesenian Representatif

Mediasi tersebut akhirnya dilakukan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, yang langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar.

Koordinator Lapangan Jaelani Nurseha mengatakan lemahnya rupiah berdampak pada perekonomian yang semakin terpuruk berimbas kepada masyarakat kecil. Kata dia, dimana sebelumnya lemahnya rupiah dan tingginya dollar yakni mencapai Rp15.200,- dan saat ini hanya turun sedikit yakni menjadi Rp14.800.

Menurutnya, dari hasil kajian perkumpulan mahasiswa Kabupaten Bekasi. Sangatlah berdampak dan membuat semakin bertambahnya kemiskinan di Indonesia khususnya di Kabupaten Bekasi. Dengan itu, dirinya mendesak kepada DPRD Kabupaten Bekasi untuk segera menyampaikan tuntutan mereka kepemerintahan pusat.

“Kami Ampi mendesak pemerintah pusat untuk menyelesaikan permasalahan bangsa, seperti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar mencapai Rp14. 800,- sehingga dengan kedatangan kami ke DPRD hari ini dapat menyampaikan tuntutan kami ke DPRD RI, dan lalu disampaikan kepemerintahan pusat,” jelasnya.

Baca Juga :  Ini Alasan Haikal Maju di Pilkada Walkot Bekasi 2018

Sambung pria yang akrab disapa Jay, mengatakan pihaknya mengapresiasi Ketua dan Wakil DPRD Kabupaten Bekasi yang telah menerima pihaknya untuk menyampaikan aspirasi untuk nantinya dapat disampaikan ke DPR RI.

“Tuntutan teman – teman disetujui, bahkan DPRD juga akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada Kementrian Keuangan dan Kementrian Perdagangan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa untuk kepentingan rakyat. Politisi Partai Golkar ini juga berjanji pada Hari Senin mendatang, apa yang sudah diamanahkan kepada pihaknya sudah bisa sampai ke DPR RI dan Kementrian yang bersangkutan.

“Saya mendukung aspirasi mahasiswa. Kan mahasiswa mempunyai hak berpendapat, Insya Allah hari Senin mendatang langsung kita sampaikan untuk bisa ditindaklanjuti pemerintah pusat,” tuturnya.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami