Kunker Kementrian Kelautan dan Perikanan, Syarif: Laut Indonesia Hanya untuk Nelayan Indonesia

- Redaksi

Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam acara kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan Kota Cirebon tahun 2017 yang bertempat di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Jl. Pelabuhan Perikanan no. 1 Kelurahan Pegambiran Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon hari Selasa (12/10), telah hadir Walikota Cirebon Nasrudin Azis, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Sekjen Kementrian Kelautan dan Perikanan Syarif Wijaya, Kepala PPN Imas Masriah, dan undangan lainnya yang hadir.

Dalam sambutannya, Walikota Cirebon Nasrudin Azis mengucapkan banyak terima kasih, karena ditunjuknya Kota Cirebon sebagai tempat diselenggarakannya kunjungan kerja Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga :  Plt Tinjau Vaksinasi Booster di Alun-alun Kota Bekasi

“Kami ucapkan terima kasih kepada tim pelaksana karena menunjuk Cirebon sebagai tempat kegiatan kunjungan kerja Kementrian Kelautan dan Perikanan. Kita akan memanfaatkan sebaik-baiknya potensi laut yang ada di Cirebon,” jelasnya.

Sedangkan menurut Sekjen Kementrian Kelautan dan Perikanan Syarif Wijaya, terdapat tiga pilar laut, yakni Kedaulatan, Berkelanjutan, dan Kesejahteraan. Ketiga pilar tersebut digunakan demi kepentingan rakyat Indonesia. Apalagi, stok ikan mulai menipis yang dikarenakan oleh nelayan asing yang mencari ikan di perairan Indonesia.

“Stok ikan nasional mulai menipis. Ada sekitar 10 ribu kapal asing yang memasuki perairan Indonesia. Ukurannya bisa mencapai 200-300 GT. Sekali tarik, mereka bisa mendapatkan 100 ton. Selama 2 tahun kita perang melawan itu. Kita tenggelamkan kapal-kapal mereka supaya membuat jera,” jelas Syarif.

Baca Juga :  Rombongan Walikota Bekasi Kunjungi BPN Bekasi

Syarif menjelaskan, tahun 2013 stok ikan di Indonesia sekitar 6,5 juta ton. Dan setelah dilakukan upaya pembersihan dari nelayan asing, sekarang naik dua kali lipatnya menjadi 12,5 juta ton. Hal tersebut juga didukung oleh Perpres bahwa laut Indonesia tertutup untuk asing

“Laut Indonesia hanya untuk nelayan Indonesia, tidak boleh untuk asing,” tegasnya.

Sedangkan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan bahwa potensi bahari itu berguna untuk masa depan bangsa Indonesia Bagaimana tahapan-tahapan pembangunan kelautan di Indonesia harus terus diawasi, terutama kapal-kapal asing yang beroperasi di wilayah kelautan Indonesia.

Baca Juga :  Paslon Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi Optimis Raih 70 Persen Suara

“Bahkan Perpres sudah melarangnya. Hal ini sangat berguna untuk masa depan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar kepada nelayan-nelayan yang terpilih untuk menerima bantuan. Deddy juga meninjau beberapa bantuan pemerintah provinsi lainnya seperti jaring ramah lingkungan dan bantuan modal bagi nelayan.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami