Sekdes Cipejeuh Kulon: Siap Kembali Seruduk Istana Jika 2018 Tidak Terealisasikan

- Redaksi

Rabu, 25 Oktober 2017 - 20:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang menyeruduk Istana Negara Selasa (24/10) lalu, akhirnya berhasil mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat saat ditemui Hadi Prabowo selaku Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Nata Irawan selaku Direktur Jendaral Bina Pemerintahan, Endang Ginting selaku Sekretariat Kepresidenan, dan Amalia Pujiawati selaku Sekjen Menteri Sekretaris Negara.

Saat ditemui di ruang kantornya, Ayo selaku Sekretaris Desa Cipejeuh Kulon mengatakan walau tidak ditemui oleh Jokowi langsung, namun ada MoU tentang kesejahteraan perangkat desa yang akan disetarakan gajinya dengan PNS golongan 2 yang bersumber dari APBN, sehingga tuntutan dari para perangkat desa seluruh Indonesia menjadi catatan yang cukup memuaskan. Hal tersebut dikarenakan saat ini kesejahteraan perangkat desa masih sangat minim.

Baca Juga :  Baznas Jabar Lakukan Program Distribusi Alat Sekolah dan Alquran

“Alhamdulillah kami kembali dengan membawa berita baik, yaitu ada MoU bahwa jika Presiden tidak mengangkat perangkat desa menjadi PNS, akan tetapi pada Anggaran Dana Desa Tahun 2018 penghasilan tetap Perangkat Desa akan disetarakan gajinya dengan PNS Golongan 2,” jelasnya, Rabu (25/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkan Ayo, jika tahun 2018 tidak bisa direalisasikan oleh Pemerintah Pusat, maka pihaknya siap datang kembali ke Istana, karena pada saat ke sana tidak bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  BPBD dan Dinsos Salurkan Bantuan Sembako Ke Korban Puting Beliung

“Kami akan kembali bergerak jika pada Tahun Anggaran 2018 tidak bisa direalisasikan, maka PPDI akan ke istana lagi,” tegasnya.

Masih menurut Ayo, selama ini perangkat desa mengabdikan diri dalam melayani kepentingan umum dan untuk Desa Cipejeuh Kulon khususnya dalam pelayanan kesehatan bagi warga yang memerlukan angkutan ke Rumah Sakit secara gratis. Hal tersebut karena sudah dianggarkan untuk pembelian bensin serta perawatannya.

Baca Juga :  Sebarkan Spirit Penggerak Kebaikan, Paragon Corp Lakukan Perjalanan Ramadan Bersama Lebih Bermakna

Sedangkan menurut Suryadi selaku Kepala Dusun 2 Desa Cipejeuh Kulon, mengaku bahwa selama ini dirinya selalu siap mengantarkan masyarakat ke rumah Sakit tanpa diminta membayar dan selalu siap 24 jam.

“Bahkan warga luar desa pun kami antar dan masyarakat kami tidak dipungut bayaran baik bensin dan upah menyetir, karena sudah jadi niat dan tanggung jawab kami melayani 24 jam pada masyarakat. Dan Alhamdulillah pemerintah akan menaikan kesejahteraan Perangkat Desa,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT
Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:16 WIB

1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami