Uu Berharap Pemisahan PDAM Tirta Bhagasasi Segera Terselesaikan

- Redaksi

Jumat, 21 Desember 2018 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Uu Ruhzanul Ulum, berharap pemisahan aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi segera terselesaikan.

Dia sengaja datang ke Kabupaten Bekasi, salah satunya untuk membahas persoalan pemisahan aset tersebut dengan bertemu langsung Plt Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat. 

“Kan, Kota dan Kabupaten Bekasi masalah pemisahan aset ini belum selesai, saya akan minta kepada wali kota dan plt bupati, agar masalah ini segera diselesaikan,” ujar Uu ditemui di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jumat (21/12/2018). 

Menurut Uu, persoalan pemisahan aset ini menarik perhatian pemerintah provinsi. Terlebih pemisahan aset sudah digadang-gadang sejak lama, malah secara teknis sudah dalam kajian dan perhitungan DPRD masing-masing daerah, akan tetapi belum terlaksana. 

“Kita bahas masalah PDAM-nya, masalah tapal batasnya, dan yang lainnya. Kami sudah punya pengalaman antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang ricuh beberapa tahun lalu dengan masalah seperti ini, tapi dengan kebijakan dari kedua kepala daerah dan kedua DPRD, semuanya bisa selesai,” tambahnya. 

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan, Disarpusda Kota Bekasi Gelar Webinar “Kiat Sukses Membuat Karya Tulis Ilmiah”

Uu mengatakan, persoalan PDAM memang harus disegerakan karena menyangkut hajat hidup masyarakat secara luas. Dia berharap pemisahan aset PDAM bisa selesai di tangan Rahmat dan Eka, begitu pula pucuk pimpinan DPRD masing-masing kedua wilayah. 

Baca Juga :  Hari Jadi Kota Cirebon ke-648, Sultan Arief: Cirebon Akan Menjadi Kota Metropolitan yang Berbudaya

Dia pribadi tidak akan memberikan tekanan bahwa pemisahan aset harus selesai dengan rentang waktu tertentu. Semua persoalan akan dikembalikan pada kesepakatan kedua daerah. 

Namun pihaknya sendiri siap bila harus turun tangan lebih jauh, andai persoalan pemisahan aset tidak menemukan ujung temu.

“Ini jangan sampai diwariskan kepada pemimpin selanjutnya. Maka saya datang ke sini berharap masalah bisa diselesaikan dalam masa kepemimpinan mereka berdua,” pungkasnya. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Harper Cikarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah, Diskon Menginap hingga 30 Persen untuk Keluarga
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:25 WIB

Harper Cikarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah, Diskon Menginap hingga 30 Persen untuk Keluarga

Berita Terbaru