Kunjungi Cimahi, Ma’ruf Amin Klaim Siap Kuasai 70% Suara Jawa Barat

oleh -
banner 120x600

RJN, Cimahi – Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menyapa pendukungnya dalam acara Deklarasi dan Pelantikan DPD dan DPC Barisan Nusantara Provinsi Jawa Barat di Cimahi Convention Hall (CCH), Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi, Sabtu 16 Februari 2019. Ma’ruf Amin menjagokan keberhasilan pasangannya yakni Calon Presiden Joko Widodo dalam memimpin Indonesia selama lima tahun terakhir.

“Masyarakat menilai Pak Jokowi berhasil dengan tingkat kepuasan sebanyak 70 persen. Ini bakal dilanjutkan,” ujarnya. 

Ada beberapa program yang membuat Ma’ruf Amin memuji kepemimpinan Joko Widodo. Di antaranya peningkatan insfratuktur seperti pembangunan jalan tol, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Program ini diterima baik oleh masyarakat,” ucapnya.

Pelaksanaan debat kedua Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 bakal berlangsung Minggu, 17 Februari 2019. Kedua Capres-Cawapres akan beradu gagasan seputar energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Ma’ruf Amin mengklaim Joko Widodo sudah sangat siap untuk mengikuti debat berbekal pengalaman sebelumnya. “Saya kira besok debat Pak Jokowi sudah siap. Beliau kan sudah pengalaman dan sudah menguasai,” ucapnya.

Soal peluang mendulang suara di Jawa Barat, Ma’ruf Amin percaya diri ia dan Joko Widodo bakal unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Terlebih, sekarang sudah terbentuk relawan Barnus Jawa Barat.

“Kami optimistis, adanya gerakan Barnus dan lainnya akan terus meningkat. Kalau sekarang sudah di 51-53 persen kami harapkan akan naik terus kalau bisa sampai 70 
persen,” katanya.

Dikatakannya, hasil Pilpres 2014 di mana Joko Widodo kalah di Jawa Barat tak akan terjadi pada Pilpres tahun ini. “Minimal menang di Jabar 70 persen. Sanggup, yakin,” jelasnya. 

Ia juga sempat menyinggung berbagai isu hoaks yang menimpa pasangan tersebut. Namun melihat kondisi sekarang, ia meyakini masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Cimahi tak akan terpengaruh dengan berita yang belum tentu benar itu.

“Jawa Barat semakin kritis, semakin tidak bisa lagi diprovokasi dengan isu-isu hoaks. Mereka makin pintar, makin cerdas sehingga elektabilitas nomor 01 makin naik,” pungkasnya.(red/rjn)

Comment