Amblas Tanah Retak Kampung Cisomang Hilir

oleh -
Ilustrasi
banner 120x600

RJN, Bandung– Kasi Trantribum Kecamatan Cikalongwetan, Pipin Irawan membenarkan menerima laporan bahwa belasan rumah warga Kampung Cisomang Hilir RW 1 dan RW 2, Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam ambles.

Ia juga menegaskan bahwa peristiwa itu sudah dilaporkan ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial KBB, Polsek Cikalongwetan, serta Koramil.

Amblasnya tanah di daerah tersebut diakibatkan retakan tanah sepanjang 100 meter dari tebing dibawah rumah warga.

Terang Pipin, berawal dari laporan warga pada Kamis (30/8/2018) lalu kemudian ia melakukan tinjauan, survei langsung ke lokasi bersama Satpol PP, Damkar, Tagana, dan petugas BPBD.

“Hasil pantauan kami ke lokasi di Kampung Cisomang Hilir, Desa Tenjolaut, ada retakan tanah yang menyebabkan 10 rumah kondisinya terancam dan 5 rumah sudah mengalami ambles,” tuturnya, Selasa (4/9/2018).

Lima rumah yang kondisinya terkena retakan atau ambles adalah milik Endang (59) di RT 5/2, Dodo Suherman (47), Nasir (53), Aji Supriatna (46), dan Enen (53) semuanya di RT 5/1. Sementara yang terancam rumah milik Darto (29), Inah (69), Soni (34), Arum (70), Kusaeri (45), Rodi (66), Toto (67), Tasim (40), Ade (56), dan Udeng (55) semuanya berada di RT 5 dan 3, RW 1. Hingga saat ini warga yang rumahnya rusak ataupun terancam belum ada yang mengungsi.

Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Ceceng Sukandi yang meninjau ke lokasi, menyebutkan pergerakan tanah itu membuat warga khawatir. Berdasarkan keterangan warga, beberapa tahun lalu retakan tanah juga sempat muncul. Tapi tidak separah yang terjadi sekarang sehingga oleh warga retakan tanahnya kembali ditutup dan ditambal. (dee/RJN)

Comment