Amblas Tanah Retak Kampung Cisomang Hilir

- Redaksi

Rabu, 5 September 2018 - 06:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ilustrasi

i

Ilustrasi

RJN, Bandung– Kasi Trantribum Kecamatan Cikalongwetan, Pipin Irawan membenarkan menerima laporan bahwa belasan rumah warga Kampung Cisomang Hilir RW 1 dan RW 2, Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam ambles.

Ia juga menegaskan bahwa peristiwa itu sudah dilaporkan ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial KBB, Polsek Cikalongwetan, serta Koramil.

Amblasnya tanah di daerah tersebut diakibatkan retakan tanah sepanjang 100 meter dari tebing dibawah rumah warga.

Terang Pipin, berawal dari laporan warga pada Kamis (30/8/2018) lalu kemudian ia melakukan tinjauan, survei langsung ke lokasi bersama Satpol PP, Damkar, Tagana, dan petugas BPBD.

“Hasil pantauan kami ke lokasi di Kampung Cisomang Hilir, Desa Tenjolaut, ada retakan tanah yang menyebabkan 10 rumah kondisinya terancam dan 5 rumah sudah mengalami ambles,” tuturnya, Selasa (4/9/2018).

Baca Juga :  Ridwan Kamil Lepas Empat ISO Tank Oksigen Bantuan Sumsel

Lima rumah yang kondisinya terkena retakan atau ambles adalah milik Endang (59) di RT 5/2, Dodo Suherman (47), Nasir (53), Aji Supriatna (46), dan Enen (53) semuanya di RT 5/1. Sementara yang terancam rumah milik Darto (29), Inah (69), Soni (34), Arum (70), Kusaeri (45), Rodi (66), Toto (67), Tasim (40), Ade (56), dan Udeng (55) semuanya berada di RT 5 dan 3, RW 1. Hingga saat ini warga yang rumahnya rusak ataupun terancam belum ada yang mengungsi.

Baca Juga :  Mulai 5 September 2020, Akan Diberlakukan Penyesuaian Tarif di Ruas Jalan Tol Cipularang dan Ruas Jalan Tol Padaleunyi

Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Ceceng Sukandi yang meninjau ke lokasi, menyebutkan pergerakan tanah itu membuat warga khawatir. Berdasarkan keterangan warga, beberapa tahun lalu retakan tanah juga sempat muncul. Tapi tidak separah yang terjadi sekarang sehingga oleh warga retakan tanahnya kembali ditutup dan ditambal. (dee/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan
Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya
Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026
Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung
Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Sejumlah Nomor Balap Sepeda Porprov Jabar 2026
ParagonCorp dan ITB Revitalisasi Dome Theater, Hadirkan Ruang Belajar Imersif
Daihatsu Raih Penghargaan CSR Jawa Barat 2026, Komitmen Pendidikan dan Lingkungan Tuai Apresiasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:05 WIB

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya

Senin, 27 Juli 2026 - 14:38 WIB

Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WIB

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Berita Terbaru