KPU Melakukan Penyaringan DPT Menjelang Pemilu 2018

- Redaksi

Kamis, 3 Agustus 2017 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Menjelang Pilkada 2018 yang dilakukan secara serentak, KPU Kabupaten dan Kota Bekasi melakukan penyaringan DPT saat Pilpres kemarin. Hal tersebut diungkapkan oleh Ucu Asmara Sandi, selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi.

“Sesuai perintah KPU pusat, kita diminta untuk untuk melakukan penyaringan DPT pilpres kemarin. Maksudnya DPT pemilu terakhir disaring. Misalnya, bagi orang yang sudah meninggal, sudah berubah status yang tadinya sipil menjadi TNI Polri atau sebaliknya, penyandang disabilitas, dan lain-lain. KPU harus punya data aslinya,” ungkapnya saaat ditemui oleh awak media di kantornya yang beralamat di Jl. Jend. Ahmad Yani No.2, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Baca Juga :  Partai Demokrat Usung H. Qomar Maju Cabup 2018

“Misalnya yang bersangkutan meninggal, itu kan datanya ada di kelurahan kecamatan, karena itu kami undang untuk koordinasi berkaitan dengan kegiatan itu. Kemudian yang kedua, nanti pada saat pilkada itu penyelenggara NHO di kecamatan, kelurahan, BPK, dan BPS itu tidak boleh dua kali. Dari sekarang kita sampaikan kepada Pak Camat atau kepada sekcamen supaya memberikan informasi ini kepada warga melaui forum rapat. Jadi Pak Camat atau Bu Camat menyampaikan lagi ke Lurah, lalu ke RW RT. Jadi sampai ke masyarakat,” tutur Ucu, panggilan akrabnya.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Komitmen Membangun Badan Cyber untuk Menangkal Aksi Radikalisme dan Terorisme

“Kami mengajak bekerja sama untuk melakukan penyaringan tadi. Jadi untuk memudahkan PPS, kita mencari jalan keluar,” tutupnya. (Ziz/RJN)

Baca Juga :  Mudahkan Komunikasi Real Time, CCEP Indonesia Luncurkan Program Loyalitas Klik Toko
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami