Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Tekankan PD Migas Disegel

- Redaksi

Kamis, 28 Maret 2019 - 10:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Ariyanto Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS menekankan agar Sumur Gas JNG-4 yang merupakan proyek kerjasama antara PD Migas dan Pihak Foster untuk segera di segel.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi menyebut bahwa proyek pengeboran potensi gas di Sumur Gas JNG-4 tersebut belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Sudah jelas, sesuai dengan laporan Dinas DPMPTSP, lokasi pengeboran Sumur Gas JNG-4 tersebut bisa segera di segel oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) karena belum mengantongi IMB,” ujar Ariyanto saat rapat dengan Dinas DPMPTSP dan pihak Pd. Migas, Di Gedung DPRD Kota Bekasi, Pada Rabu (27/03/19).

Selain itu, Aryanto kembali mengingatkan dan mendesak pihak PD Migas Kota Bekasi untuk segera menyelesaikan Adendum terhadap pihak swasta (Foster Oli and Energy) selaku subkontraktor PT Pertamina.

Baca Juga :  Jadi Narsum Webinar Dialog Publik Vaksinasi, Ketua DPRD Vaksin Aman dan Halal

Pasalnya selama ini, kedua belah pihak juga belum menyelesaikan Adendum sebagai wujud kerjasama yang sah terkait bisnis potensi gas bumi yang dikandung Kota Bekasi.

“PD Migas dan Foster juga harus segera menyelesaikan Adendum yang selama ini belum rampung. Tapi kami juga meminta agar secepatnya lokasi proyek pengeboran di segel karna selama ini belum ada IMB-nya,” tegas Aryanto.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Sahkan KUP PPAS

Disisi lain, Lilik Haryoso dari Fraksi PDIP menyatakan hal sedana. Lilik dengan tegas meminta agar lokasi Sumur Gas JNG-4 Jatisampurna segera di segel.

“Tutup dulu lokasinya, segel ! Sampai semua urusannya selesai, baik itu Adendum, IMB dan semacamnya, jangan ada pengoperasian apapun disana,” tegas Lilik dalam kesempatan yang sama. (Adv/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB