KLHK Bersama TNI dan Polri Akhirnya Menyegel Gudang Limbah Medis B3

- Redaksi

Selasa, 19 Desember 2017 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Gakhum bersama gabungan unsur TNI, dan Polres Cirebon melakukan pengamanan dan penyegelan gudang limbah medis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon hari Selasa (19/12). Dalam proses penyegelan tersebut, diterjunkan anggota Polres sebanyak 420, dan unsur TNI sebanyak 200.

Adapun gudang yang disegel berjumlah lebih dari enam gudang. Penyegelan tersebut dilakukan sebagai langkah mengantisipasi ancaman kesehatan pada masyarakat dan lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Kejam, PNS Kemenag Bandung Dimutilasi, Potongan Tubuhnya Dibuang di Jateng

Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf. Veri Sudijanto Sudin mengatakan bahwa memang benar ada oknum TNI yang ikut terlibat dalam gudang limbah medis berinisial TS. Sementara ini sudah diamankan oleh Denpom Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku benar adalah anggota TNI berinisial TS. Kami masih melakukan penyidikan, karena penahanan baru dilakukan kemarin. Saat ini Denpom sedang proses mencari bukti-bukti, status TS masih terperiksa,” ungkap Danrem saat ditemui usai melakukan penyegelan gudang-gudang limbah medis di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Selasa (19/12).

Baca Juga :  Kombes Pol Hero Bachtiar Angkat Bicara Soal Status Pelaporan Muhammad Hidayat Kepada Kaesang

Sedangkan menurut Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra mengatakan bahwa petugas gabungan Polri, TNI, KLHK, dan Gakhum melakukan pengamanan dan penyegelan di enam gudang limbah medis. Kemudian dilakukan pengamanan dengan dampingi penyidik Lingkungan Hidup dan Denpom Cirebon.

Baca Juga :  KPU RI Berencana Coklit Serentak 20 Januari Nanti

“Kami dengan petugas gabungan sudah melakukan pengamanan, penyegelan, dan mengambil barang bukti untuk penyidikan. Beberapa orang menjadi saksi yang masih dilakukan pemeriksaan yaitu pemilik gudang, para pekerja, dan masyarakat sekitar. Kemudian kami melakukan koordinasi dengan Kejaksaan untuk melakukan penggeledahan lebih dalam,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur
Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Jaringan Pulih Pasca Banjir, XLSMART–KOMDIGI Pastikan Komunikasi Warga Aceh Kembali Normal

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:31 WIB

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:16 WIB

Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !