Kisah Pilu Keluaraga Pra Sejahtera Anak Menderita gizi buruk

- Redaksi

Selasa, 31 Juli 2018 - 08:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Kisah hidup pasangan Sarma dan Sumiyati yang sudah 3 bulan ini dirundung duka, usut punya usut pasangan ini memiliki balita yang do duga menderita gizi buruk akibat ekonomi orang tuanya yang merupakan buruh serabutan.

Keluarga yang tinggal di Desa Picungpugur ini kontras dengan kondisi Desanya yang gemah ripah loh ji nawi, dimana Suryani yang selama ini terkenal sabagai Kuwu yang ulet dalam memberantas kemiskinan melalui berbagai macam program pembangunan baik infrastructure maupun pemberdayaan.

Bahkan jika menilik kepiawaian dari Kuwu Picungpugur, rasanya tak mungkin ada balita dengan kondisi giji buruk, namun setelah berusaha mengkonfirmasi kepada salah seorang Perangkat Desa, Sukardi mengatakan jika memang benar adanya kondisi dari Sarma 72 Tahun dan Sumiyati 45 tahun yang memiliki anak umur 11 bulan yang bernama Rasa.

Sedangkan menurut Sukardi bahwa kondisi anak yang diduga menderita gizi buruk akibat dari kondisi ekonomi dan diperparah oleh sakitnya Ibu Sumiyati yang selama 3 bulan terbaring akibat seluruh kulitnya melepuh dan tidak bisa berjalan. Senin 30/7/2018
“Kondisi ibu Sumiyati sakit sudah 3 bulan, semua kulit badannya melupuh dan hanya bisa berbaring saja”
Dijelaskan Sukardi mencuatnya kasus keluarga pra sejahtera ini terungkap oleh orang dinsos yang mengantarkan anak tiri dari Kakek Sarma yang bernama Slamet 10 Tahun dan tidak sekolah dan tidur di emperan UPT Dinsos Kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Polres Cirebon Bekali Relawan Lalu Lintas dengan PPGD

“Awalnya orang dinsos menganyatarkan slamet 10 tahun yang tidur diemperan UPT Dinsos Lemahabang, mencuatlah berita tentang kondisi orang tuanya yang sudah sakit selama 3 bulan dan menemukan kondisi balita gizi buruk”
Masih menurut Sukardi bahkan dari Polsek Lemahabang pun sampai turun untuk mengecek kondisi dari Keluarga pra sejahtera, melalui Panit II Binmas Aiptu Taryana bersama Babinkamtibas Desa Picunggur Brigadir Guntur menjenguk keluarga pra sejahtera yang sakit melepuh sekujur badan dan tidak bisa jalan selama 3 (tiga)bulan.

Baca Juga :  Satpol PP Kejar-kejaran Dengan Gepeng

“Sebetulnya pihak Pemerintah Desa sudah menyiapkan mobil siaga untuk mengantar Ibu Sumiyati ke Rumah Sakit namun pihak keluarga menolak dengan alasan tidak ada yang bisa menunggu,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru