“Saya kira catatannya tidak banyak karena mereka sudah memitigasi secara intens, secara lembaga sudah terbentuk satgasnya, kolaborasi antar sektor sudah jalan ini luar biasa menurut saya,” ungkapnya.
Menurut Syaiful Huda, hal ini bukan tanpa alasan, karena isu kekerasan atau bullying di sekolah biasanya hanya diselesaikan oleh lembaga sekolah saja.
“Kita lihat tadi, ya dari Kajari turun langsung, Polres, Dandim juga turun, saya kira ini contoh praktik baik yang progresnya cukup baik, dulunya 50 kasus, sekarang hanya 7, semoga ke depan bisa zero,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















