Warga Kuningan Gelar Salat Ghoib untuk Para Pejuang Demokrasi

- Redaksi

Jumat, 26 April 2019 - 22:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Kuningan – Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan melaksanakan salat ghoib untuk mendoakan para pejuang demokrasi yang gugur saat bertugas dalam tahapan pemilu. Pelaksanaan salat ghoib dilakukan seusai salat Jumat di masing-masing masjid, sesuai imbauan dari KPU dan Pemkab Kuningan.

“Salat ghoib ini merupakan amal sholeh kita untuk para pejuang demokrasi yang sudah bekerja keras mengawal tahapan pemilihan umum, hingga akhirnya dipanggil sang Maha Kholik Allah SWT. Tentu ini juga sebagai himbauan kami kepada seluruh kaum muslimin, untuk sama-sama mendoakan almarhum/almarhumah yang telah gugur saat menjalankan tugas di tahapan pemilu,” kata Ketua KPU Kuningan Asep Z Fauzi, Jumat (26/4/2019).

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Sidak MPP Pondok Gede

Tak hanya KPU kata Asfa, sapaan akrab Ketua KPU Kuningan, bahkan pemerintah daerah juga menyebarkan imbauan agar seluruh pemerintah kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan mengadakan aksi serupa. “Alhamdulillah imbauan ini juga dilaksanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kuningan, baik di seluruh desa maupun kelurahan. Saat ini, yang sudah tercatat ada lima orang meninggal dunia khusus di Kuningan,” sebutnya.

Pihaknya menghimbau, agar seluruh penyelenggara maupun para petugas yang tengah mengawal proses tahapan pemilu, dapat menjaga kesehatan dengan baik supaya tidak lagi ada korban yang sakit maupun hingga meninggal dunia. “Tetap semangat untuk mengawal tahapan pemilu, jaga kesehatan, jaga profesionalitas, dan jaga integritas. Kita tuntaskan tahapan pemilu yang sudah memasuki masa akhir ini, sehingga hasil pemilu betul-betul jujur dan adil,” tandasnya.

Sementara itu pengurus DKM Masjid As Salam Kuningan, Sholehudin mengatakan, sebagai sesama umat muslim sudah sewajibnya saling mendoakan untuk kebaikan, apalagi ada yang sampai meninggal dunia. “Kita sebagai sesama muslim memiliki kewajiban untuk saling mendoakan. Terlebih mereka yang meninggal dunia saat berjuang mensukseskan pemilu, sehingga almarhum yang sudah gugur bisa diterima amalan baiknya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polri Gandeng Pers Cegah Potensi Meningkatnya Hoaks di Tahun Politik

Menurutnya, penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, juga diminta untuk bisa menjadikan sebuah pembelajaran dan evaluasi agar proses pemilu yang akan datang bisa lebih efektif. “Bahkan kalau bisa ada perubahan proses pemilu ini, agar tidak terulang kembali kejadian yang dialami di pemilu kali ini,” pungkasnya. (dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru