Kerugian Akibat Bencana di Majalengka Periode Januari-September Capai Rp2,9 Triliun

- Redaksi

Minggu, 6 Oktober 2019 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Kerugian yang diakibatkan bencana yang terjadi pada periode Januari-September 2019 di Kabupaten Majalengka mencapai Rp1,5 triliun. Sedangkan kerusakan materi dikalkulasi mencapai Rp1,4 triliun dengan total peristiwa sebanyak 247 kali bencana.

Bangunan yang rusak akibat bencana mencapai 565 unit, terdiri dari kerusakan berat 36 unit dan kerusakan sedang 17 serta kerusakan ringan 212 unit. Data tersebut terungkap dari realase Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka. Sabtu (5/10).

Dampak dari semua musibah yang terjadi pada periode itu menimpa 990 kepala keluarga dengan 2918 jiwa yang mengalami dampak dari musibah tersebut. Bahkan tercatat ada 4 orang meninggal dunia, luka-luka 10 orang, mengungsi 226 orang dan menderita 2.638 orang.

Baca Juga :  Jalur Pantura Subang Mulus, Pemudik Siap Tancap Gas

Rincian musibah dan dampak dari peristiwa itu terdiri dari gempa bumi 1 kejadian, kebakaran rumah 21 kejadian,  kebakaran hutan dan lahan 56 kejadian, tanah longsor 67 kejadian Kemudian, pergerakan tanah 16 titik, erosi sungai 12 kejadian, banjir 11 kejadian, sambaran petir 12 kejadian. Selanjutnya, pohon tumbang 16, orang hanyut 4, kekeringan 10 dan bencana lainnya 10.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Agus Permana membenarkan rentetatan peristiwa yang terjadi di Kabupaten Majalengka selama 9 bulan terakhir di tahun 2019 ini. “Jika dihitung kerugiannya tembus di angka Rp1,5 triliun dan kerugian materi Rp1,4 triliun, “ucapnnya.

Baca Juga :  Diringkus di Palembang, Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Dia juga memberikan beberapa langkah  menghadapi ancaman bencana bagi warga yang tinggal di Majalengka. Pihaknya mengimbau warga untuk mengambil langkah pencegahan dengan menjaga kelestarian lingkungan, yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan dan rajin membersihkan saluran drainase.

“Kalau menghadapi upaya ancaman gempa bumi, kami minta warga selalu bersiap siaga dengan tidak meletakkan barang-barang berat di bagian atas rumah,” katanya.

Sebelum membangun rumah juga, kata dia,  warga diimbau untuk mempertimbangkan bangunan yang tahan gempa dan melakukan pemeriksaan berkala mengenai kekuatan dan kualitas bangunan. “Kalau menghadapi ancaman tanah longsor warga diimbau untuk tidak mendirikan bangunan di sempadan sungai atau di lereng yang curam. Warga juga perlu memperhatikan peringatan dini potensi pergerakan tanah,”paparnya.

Baca Juga :  Kisah Penjaga Palang Pintu yang Nyaris Jadi Korban Lakalantas Kereta

Terakhir, menghadapi ancaman kebakaran, pihaknya mengimbau warga untuk menggunakan listrik secara bijak serta menggunakan alat-alat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sedangkan langkah pencegahan terhadap ancaman bencana cuaca ekstrem yang diakibatkan oleh anomali cuaca, seperti angin puting beliung, pohon tumbang, sambaran petir dan lain-lain dengan memangkas pohon yang telah rapuh dan terlalu lebat yang berisiko tumbang dan mewaspadai jika curah hujan mulai meninggi.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru

Ket. Isuzu GIGA FVR Road Sweeper hasil kolaborasi PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dan YMG Tech Mobility dipamerkan di ajang GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Kendaraan berbasis aplikasi khusus ini dirancang untuk mendukung layanan kebersihan jalan di kawasan perkotaan, industri, dan area komersial dengan performa tinggi serta efisiensi operasional. Dok. Isuzu Astra Motor Indonesia.

Otomotif

Isuzu Hadirkan Truk Penyapu Jalan Pintar

Rabu, 5 Agu 2026 - 06:43 WIB

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menyerahkan penghargaan Hino Bodymaker Award 2026 kepada mitra karoseri terbaik pada ajang GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (4/8/2026).

Otomotif

Hino Bodymaker Award 2026 Apresiasi Karoseri Terbaik

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:31 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melepas 11 armada water trucking di kawasan PSN SPAM Regional Jatiluhur I, Senin (3/8/2026), sebagai langkah antisipasi kekurangan pasokan air bersih selama musim kemarau.

Pemerintahan

Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Selasa, 4 Agu 2026 - 08:27 WIB