Kisah Penjaga Palang Pintu yang Nyaris Jadi Korban Lakalantas Kereta

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2019 - 07:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Indramayu– Entah bagaimana nasib Supriyadi, salah satu relawan penjaga palang pintu kereta di Blok Cipedang Jubleg, Desa Jayamulya, Kecamatan, Kroya, Kabupaten Indramayu, jika tubuhnya tidak ditarik oleh temannya, saat berusaha menolong mobil yang ditumpangi H.Tasdan beserta keluarganya beberapa detik sebelum tertabrak Kereta Api (KA) Jayabaya.

Pasalnya, saat itu Supriyadi tengah fokus memukul-mukul mobil, sebagai tanda atau memberikan pesan kepada para penumpang di mobil berplat nomor E 1826 RA untuk segera turun dan menyelamatkan diri. Setelah usahanya mendorong mobil gagal, ia terus memukul mobil dan meminta semua penumpang turun.

Baca Juga :  Kecelakaan Truk di Ruas Tol Cipularang, Jasa Marga Percepat Upaya Penanganan

“Kalau tidak ditarik teman (Wiliam Saputra), saya juga akan bernasib sama seperti korban di dalam mobil,” ungkap Supriyadi, salah satu relawan penjaga palang pintu perlintasan rel kereta, kepada Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, saat meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP), Minggu (30/06)

Padahal, dijelaskan Supriyadi, mobil tersebut sudah dihalangi oleh dirinya dan temanya agar tidak melintas karena melihat kereta sudah dekat. Namun, mobil tetap memaksa untuk lewat sebelum kereta melintas. Begitu mengetahui mobil tidak bergerak ditengah perlintasan rel kereta, sontak Supriyadi pun langsung berupaya menolong dengan tindakan diatas.

Baca Juga :  Biadab, Kakek Tua Memperkosa Anak Usia 6 Tahun di Bekasi

Supriyadi pun membayangkan, jika saja mobil berhenti disaat palang pintu mulai ditutup, dan sabar menunggu hingga kereta melintas, ia meyakini kejadian tersebut tidak terjadi. 

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru