Kena Loh, Pekerjaan Jembatan Ciputrapinggan Molor, Rekanan Terancam Kena Denda!

- Redaksi

Sabtu, 30 Desember 2017 - 20:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Pangandaran – Akibat peristiwa ambruknya gider sepanjang 50 meter saat pemasangan di jembatan Ciputrapinggan, rekanan terancam terkena denda. Pasalnya masa habis kontrak pembangunan jembatan senilai Rp. 17 miliar tersebut habis pada 31 Desember besok.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga Provinsi Jawa Barat Kementerian PUPR, Kadimin, sebelumnya dirinya memprediksi bahwa pembangunan pengganti jembatan Ciputrapinggan akan rampung pada 24 Desember lalu, namun dengan peristiwa jatuhnya gider saat pemasangan, waktunya jadi meleset.

“Ya namanya juga musibah. Jadi target yang sudah ditetapkan pada tahun baru jembatan sudah open trafic, meleset,” ujar Kadimin saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (29/12/2017).

Menurut Kadimin, progres pekerjaan jembatan saat ini tengah dikebut untuk pembesian, sehingga besok bisa melakukan pengecoran dan pengaspalan di bagian jalan sisi dari Banjar.

“Ya harapan saya besok bisa dilakukan pengecoran lantai. Kita berdoa bersama saja supaya pada saat pengecoran tidak turun hujan,” ujarnya.

Namun, apabila hingga besok pembesian juga belum selesai, maka pengecoran lantai akan dilakukan berbarengan dengan pembesian.

“Jadi pembesian tidak boleh telat, karena pengecoran jalan terus seharian, nanti malah terkejar pengecoran, jadi kalau harus nunggu pembesian dulu, nanti pengecoran bisa rugi sehari,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengusaha SPBU di Kabupaten Ciamis Meminta Agar Petugas Metrologi untuk Lebih Proaktif

Maka dirinya berharap, setelah besok pengecoran, umur tiga hari akan dilakukan tes terlebih dahulu. Maka dihari ke empatnya jembatan bisa open trafic kalau kondisi jalan memang macet oleh kendaraan.

“Jadi pada saat tahun baru jembatan belum bisa dilalui. Karena kondisinya memang seperti itu,” ujarnya.

“Yang penting kami bertanggungjawab untuk menyelesaikan pekerjaan secepatnya. Dan saya sudah sampaikan dengan pihak kontraktor untuk jembatan darurat sudah dipasang agregat supaya lancar,” sambung Kadimin.

Jadi atas keterlambatan pekerjaan, menurut Kadimin yang namanya kontrak itu ada mekanismenya. Kalau pekerjaan ngecros ke tahun anggaran, kata Kadimin, itu pasti ada denda.

Baca Juga :  Terkait Insiden Buka Kotak Suara Secara Ilegal, Ini Klarifikasi KPU Kota Cirebon

“Kalau berdasarkan Kepmen PU PR itu maksimum 50 hari kerja dengan denda 1000 permil perharinya. Pemberian waktu untuk menyelesaikan pekerjaan jembatan Ciputrapinggan diperkirakan mencapai 5 sampai 10 hari,”ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari usai meninjau lokasi pembangunan jembatan Ciputrapinggan, dirinya mengatakan, melihat kondisi pembangunan jembatan belum selesai, maka pemerintah daerah akan memaksimalkan dua jembatan darurat yang saat ini terpasang sebagai jalur penghubung.

“Kita optimalkan dua jembatan darurat ini untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan saat liburan tahun baru besok dengan mengerahkan petugas untuk mengatur lalu lintas di lokasi jembatan Ciputrapinggan,” ucapnya. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Berita Terbaru

Direktur Ekosistem Media pada Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Farida Maharani.

Bogor

Komdigi: Takedown Konten Medsos Tak Bisa Sembarangan

Rabu, 4 Nov 2026 - 22:24 WIB

Bekasi

CCEP Pasang PLTS Atap di Bekasi, Pangkas Emisi Karbon

Rabu, 4 Nov 2026 - 22:03 WIB

Assistant IT Manager Harper Cikarang, Okky Sadewo Saktiadi (kedua dari kiri), bersama perwakilan Archipelago Hotels menunjukkan penghargaan yang diraih dalam ajang Annual IT Conference 2026 di Hotel NEO Kota Baru Parahyangan, Jawa Barat, 26–28 Oktober 2026. FOTO: DOK. HARPER CIKARANG.

Bandung

Harper Cikarang Raih Dua Penghargaan IT Conference 2026

Rabu, 4 Nov 2026 - 21:55 WIB