Kematian Guru yang Dianiaya Muridnya Karena Patah Tulang Leher

- Redaksi

Senin, 5 Februari 2018 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Surabaya – Kematian Ahmad Budi Cahyono, guru seni rupa SMA 1 Torjun, Sumenep masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kalangan pendidikan Jawa Timur.

Selama ini masyarakat hanya tahu bahwa Budi meninggal dunia setelah dipukuli MH, muridnya sendiri saat pelajaran berlangsung.

Ternyata, bukan hanya efek pukulan itu yang membuat nyawa guru muda yang tak lama lagi menjadi seorang ayah ini melayang. Ada faktor lain yang membuatnya tidak bisa bertahan hidup.

Baca Juga :  Selama 4 Bulan, Polres Cirebon Berhasil Amankan Ribuan Botol dan Liter Miras

Sabtu (3/2/2018), Spesialis bedah kepala dan leher, RSU dr Soetomo Surabaya, dr Urip Murtedjo mengungkapkan, Budi meninggal karena mengalami sesuatu yang fatal.

Alumnus Universitas Negeri Malang itu diduga mengalami patah tulang leher akibat penganiayaan yang dilakukan muridnya sendiri.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pemasok Obat Terlarang kepada Tersangka Pembunuh Santri

“Karena dalam tulang leher terdapat syaraf pembuluh darah dan saluran pernafasan yang langsung terhubung ke otak,” kata dr Urip Murtedjo, Sabtu (3/2/2018).

Dia menduga, ada benturan yang sangat keras di bagian leher, hingga leher korban sampai patah.

“Mungkin saat mendapat pukulan dari muridnya, sangat keras sehingga berakibat fatal,” kata Ketua Forum Pers, RSU dr Soetomo Surabaya ini.

Baca Juga :  Sistem Zonasi PPDB Tingkat SLTP di Cirebon Masih Belum Dipahami Masyarakat

Walau demikian, bukan itu saja yang menyebabkan guru ini tewas. Diduga Ahmad Budi Cahyono juga lamban ditangani.

Sekadar diketahui, korban hanya dirawat tidak lebih dari 1 jam di RSU dr Soetomo. Setelah itu ia dinyatakan meninggal.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:40 WIB

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:02 WIB

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami