RakyatJabarNews.com, Cirebon – Komunitas anak-anak muda pecinta kura-kura yang tergabung dalam Turtle Bodast, memiliki agenda wajib menjelang Hari Raya Idul Fitri, yaitu menyantuni anak-anak yatim piatu asal desa setempat.
Ketua Turtle Bodast, Firman mengatakan, pemberian santunan anak yatim piatu pada bulan Ramadhan ini mendapatkan antusias luar biasa dari para anggota dan Forum Suara Muda Desa Wangkelang dan Desa Belawa, serta mendapatkan dukungan dari Komunitas Lensa Belawa dalam membagikan takjil saat jelang berbuka puasa.
“Alhamdulillah acara yang kami laksanakan berjalan sukses dengan membagikan santunan berupa uang 100 ribu, nasi kotak untuk berbuka puasa, dan buku tuntunan sholat kepada 30 anak yatim piatu dari dua sekolah dasar yang ada di desa kami. Sedangkan untuk pembagian 400 takjil kami dibantu oleh dua komunitas pemuda lainnya ini merupakan kebersamaan,” jelasnya saat ditemui awak media di sela pembagian santunan di pendopo Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Senin (11/6).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditambahkan Firman, bahwa komunitas asal Desa Belawa yang sudah berdiri sejak 25 Maret 2009 lalu ini, para anggotanya setiap tahun secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan sosial, baik itu memberikan santunan maupun memberikan perlengkapan ibadah pada setiap mushola yang ada di Desa Belawa.
Sedangkan menurut Yayat Supriyatna selaku Pembina Komunitas Turtle Bodast, dirinya sangat mengapresiasi gerakan sosial secara rutin dan konsisten selama 9 tahun berdirinya komunitas Turtle Bodast.
Masih menurut Yayat, kepedulian seperti yang ditunjukan oleh para pemuda yang tergabung dalam Turtle Bodast maupun dalam komunitas lainnya harus selalu senantiasa dilestarikan di tengah pesatnya perkembangan zaman agar lebih peduli kepada sesama.
“Semoga dengan agenda rutin ini juga mempererat tali silaturahmi dan memupuk persatuan dan kesatuan di kalangan para pemuda dan pemudi melalui acara bakti sosial lainnya,” pungkasnya.(Ymd/RJN)









