Jelang Hut RI ke-76, Gub DKI : Warga Diminta Tak Gelar Perayaan Lomba 17 Agustus

- Redaksi

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rakyatjabarnews.com, Nasional – Perayaan HUT Republik Indonesia tahun ini bakal sepi seperti tahun sebelumnya. Tidak ada kerumunan lantaran Indonesia belum bebas dari Pandemi Covid-19. Larangan berkerumun untuk demi keselamatan, untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, Ibu Kota tidak akan menyelenggarakan perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus secara berkerumun. Seperti hari besar nasional dan keagamaan lainnya.

“17-an kita lakukan seperti kemarin kita merayakan peringatan-peringatan hari besar. Hari ini, saat ini kita masih belum bisa menyelenggarakan aktivitas kerumunan apapun,” tutur Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/8).

Baca Juga :  PC GP Ansor Kota Bekasi Berkomitmen Menggelar PKD di Setiap Pekannya

Penerapan kegiatan PPKM Darurat dan Level 4 di Jakarta sejak awal Juli 2021 lalu berdampak sangat baik dalam upata pengendalian penyebaran Covid-19. Itu merupakan hasil kerja keras bersama, baik ribuan petugas yang bertugas siang malam, hingga jutaan masyarakat yang taat aturan.

Pada 16 Juli 2021, di Jakarta ada 113.000 kasus aktif. Pada 1 Agustus 2021, menjadi 17.000 kasus. Ada penurunan 100.000 kasus aktif. Anies meyakini, pembatasan aktivitas dan kerumunan warga berdampak baik bagi pencegahan penularan virus Covid-19.

Baca Juga :  Terus Dipercepat Pembangunan Posyandu Dalam Program Pra TMMD Kodim 0509 Kabupaten Bekasi ke-110

“Angkanya terlihat itu kasus baru turun. Kalau kasus baru turun artinya penularan dalam dua minggu terakhir menurun sekali,” jelas dia.

Anies pun mengajak pemerintah dan seluruh masyarakat untuk meneruskan langkah keberhasilan tersebut. Jangan sampai lengah lantaran perang melawan Covid-19 belum usai.

Baca Juga :  RSU Waled Buka posko Kesehatan Paska Bencana Banjir

Dia mengingatkan, angka Positivity rate masih tinggi yakni 15 persen. Jika sudah di bawah 5 persen, bisa dikatakan masuk zona aman. “Yang kedua rumah sakit, BOR rumah sakit itu 94, 95 persen di pertengahan Juli. Sekarang sudah 70 persen. Aman bila di bawah 60 persen. Jadi kita ingin semuanya jangan kendor, jangan puas, jangan merasa berhasil,” Anies.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rano Karno Tegaskan Komitmen Jakarta Perkuat Kesehatan Pernapasan di Forum Internasional RESPINA 2026
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
AXIS SHORTIES 2026 Dibuka, Kreator Muda Berpeluang Raih Pendanaan dan Hadiah Rp250 Juta
Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz
Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Audi Indonesia Bakal Luncurkan SUV Premium Baru di GIIAS 2026, Lengkapi Audi Q Series

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Rano Karno Tegaskan Komitmen Jakarta Perkuat Kesehatan Pernapasan di Forum Internasional RESPINA 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:03 WIB

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:29 WIB

Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami