Disdik Purwakarta Evaluasi Sekolah Satu Atap

- Redaksi

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Purwakarta – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta, Purwanto mengklarifikasi terkait kabar yang beredar mengenai penutupan sekolah satu atap (satap).

Satap tidaklah dibububarkan, hanya sebatas dievaluasi.Evaluasi dimaksud hanya sebatas peningkatan layanan mutu dan efisiensi pengelolaan pendidikan.

“Namanya kebijakan ya harus dievaluasi. Satap kan salah satu produk kebijakan,”ujar Purwanto saat ditemui wartawan diruang kerjanya.

Dari 98 sekolah satap, 65 diantaranya sudah dievaluasi. Ada yang ditingkatkan statusnya menjadi sekolah reguler (SMP) bahkan dimerjer.

Dan saat ini hanya ada 33 sekolah yang berstatus satap. “Dan merjernya bukan menggabungkan gedung, tetapi mengga bungkan sistem pendidikan satap itu sendiri,” kata dia.

Baca Juga :  Kota Bekasi Resmi Miliki Kadisdik Baru

Evaluasi dilakukan berkenaan terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) No 421.3 tahun 2018 tentang Penggabungan Perubahan dan Penetapan Satuan Pendidikan Dasar Sekolah Menengah Pertama Satu Atap dan Satu Atap Terpadu.

Sekolah satap dengan keberadaan siswa dibawah standar pelajar minimal (SPM) 20 siswa per rombongan belajar terkena evaluasi. Satap ini secara otomatis sistemnya akan menginduk kesekolah yang lain.

Baca Juga :  KPK Tahan Bupati Indramayu Supendi

“Lalu satap yang status muridnya dibawah SPM, dan memiliki jarak 500 meter sampai 1 Km dengan SMP reguler juga akan dimerjer,” ujarnya Purwanto.

Dengan evaluasi, Disdik juga mengupayakan kualitas sekolah satap paling tidak mendekati kualitas sekolah reguler.”Sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan,”ucapnya.(ded/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Dua Pikap Tabrakan di Tol Cipularang, Jasa Marga Tegaskan Penyebabnya Patah As
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Selasa, 7 April 2026 - 10:31 WIB

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !