Jasa Marga Utamakan K3 pada Pekerjaan Teknis Jalan Tol Jakarta-Cikampek II 

- Redaksi

Kamis, 4 Oktober 2018 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyadari keselamatan pada pekerjaan fisik Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated). Meski harus mengejar target penyelesaian, Jasa Marga tetap mengedepankan serta terus mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap pekerjaan tersebut.

Di tengah ramainya lalulintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang berada di bawahnya, pekerjaan fisik Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) harus dilakukan dengan ekstra hati-hati dan secermat mungkin. Sampai dengan akhir September 2018, sebanyak 808 _steel box girder_ (balok di antara dua penyangga atau _pier/abutment_ pada jembatan atau _fly over_) juga sudah terpasang pada jalan tol sepanjang 36,4 km tersebut.

“Saya kira, seperti harapan seluruh masyarakat, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini sangat ditunggu-tunggu mengingat kondisi Jalan Tol Jakarta-Cikampek I sudah sangat jenuh. Itu pun mungkin kurang mencukupi. Kita juga sudah menyiapkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau langsung progres pembangunan fisik Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), Rabu (3/10) malam.

Dalam kunjungan tersebut, turut mendampingi Menteri PUPR antara lain Direktur Jendral Bina Marga Sugiyartanto, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitas Jalan Daerah Hedy Rahardian, Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur, dan Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JCC) Djoko Dwijono. PT JCC merupakan kelompok usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dan juga hadir para Direksi KSO yaitu Direktur Utama PT Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra, Direktur Operasi PT Ascet Joko Prabowo, Direktur Operasi PT Bukaka Sofiah Balfas.

Baca Juga :  Jalan Alinda Sudah Mulus, Tapi Gelap! Warga Minta Dishub Segera Perbaiki PJU

Selain proses pengangkatan sekitar 1.700 steel box girder lagi, masih ada beberapa pekerjaan teknis pada pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), seperti pemasangan pier head segmental pemutaran sosro bahu, dan pengecoran lantai jembatan yang memerlukan tingkat presisi tinggi. Seluruh pekerjaan tersebut dilakukan pada waktu window time, yakni pukul 22.00-05.00 WIB. Tujuannya untuk menghindari antrean panjang di sekitar titik pekerjaan pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

Tambah pula, pengerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dilakukan berbarengan dengan pengerjaan proyek-proyek lainnya, seperti Light Rail Transit (LRT), proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, dan Jalan Tol Cibitung-Cilincing. Ketiga proyek tersebut berdekatan dengan pengerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2018, Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol Sebesar 10%

Proyek yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional ini memang mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) terdiri dari dua area, yaitu area Cikunir-Cikarang Utama dan Cikarang Utama-Karawang Barat.

Nantinya, jalan tol ini berfungsi untuk mengurangi kepadatan panjang yang berada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek merupakan jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Jalan tol ini juga dapat menunjang distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Jika tak ada halangan berarti, jalan tol ini dapat beroperasi pada tahun 2019.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Berita Terbaru