Udah Anu…. Eh Malah Ditinggal, Korban Tagih Janji ke Pelaku

oleh -
banner 120x600

RJN, Bekasi – Cerita pilu korban asusila menuntut keadilan (tanggungjawab). Berdasarkan pengakuan salah seorang korban (NH) kepada para rekan media di kediamannya di Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan.

NH menceritakan, berawal dari niat dirinya berobat kepada salah seorang yang dianggap bisa (pintar), dan kemudian berkomunikasi di FB, lalu oknum guru (KA) menanggapinya, yang kemudian berkomunikasi lebih lanjut hingga berhubungan (dipacari).

Diakui NH, niatnya untuk berobat yang berujung dipacari oknum guru tersebut hingga kini tidak ada kelanjutannya, sehingga dirinya menuntut dan meminta KA untuk bertanggungjawab atas perbuatannya kepada NH.

“Niat saya minta tolong, yang menurut kabar Pak Ustad bisa mengobati penyakit saya yang dialami saya, (untaian kata dalam komunikasi dalam FB),” kata NH kepada beberapa Media yang diundang keluarganya di kediamannya, Senin (15/3/2021).

Lebih lanjut, diungkap NH, dengan balasan (respon FB dan WA) dari KA, dirinya mengikuti ajakan KA untuk kencan di sebuah Hotel di Bekasi, sehingga NH merasa kaget, namun keingin tahuannya Ia menuruti, yang kemudian disetubuhi KA.

“Saya juga bingung, ko saya dibawa ke Hotel dan saya ikuti, terus melakukan ‘anu’. Dan saya tanya ko beginian, dia jawab, Oh iya jadi kalau menolak berarti ada Jin nya kalau ini berarti ga ada, jadi tenang aja saya tanggungjawab,” tutur NH menirukan ucapan KA.

Setelah itu, NH kemudian terus mendapat komunikasi Via WA, yang kemudian berlanjut KA mengajak berkali-kali dan menjanjikan untuk dinikahi.

Namun, sehingga dengan tuntutannya yang hingga kini tidak ada titik terang, Ia meminta kepada media untuk membantu dirinya, sebab diri dan keluarganya telah menjadi jelek dilingkungan tempat tinggalnya.

(red)

Comment