Kerap Mendapat Ancaman, Kedai Kopi di Kota Cirebon Ini Tutup

- Redaksi

Selasa, 17 September 2019 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

i

ilustrasi

RJN, Cirebon – Kedai Kopi yang berdiri sejak tahun 2015 lalu itu, kini tak berjualan lagi. Kedai kopi yang berlokasi di Jalan Pekalipan, Kota Cirebon sudah tutup sejak 4 September 2019, karena kerap mendapat ancaman dari seseorang.

Peristiwa itu bermula, ketika seseorang datang ke kedai kopi dan meminta dana partisipasi kegiatan 17 Agustusan. Setelah diberi sejumlah dana, orang yang sama datang lagi. Kali ini, ia datang untuk minum kopi, tapi setelah menikmati kopinya dia tidak bersedia membayar. Peristiwa itu berulang hingga berujung aksi premanisme.

Baca Juga :  Motif Pembunuhan Penagih Hutang di Bekasi Persoalan Asmara

Pemilik kedai Kopi berinisial B mengatakan, seseorang datang ke kedainya pada pertengahan Agustus untuk minta dana partisipasi perlombaan hari kemerdekaan.

“Waktu itu saya kasih, walaupun dia datangnya sekitar tanggal 20 Agustus,” katanya, Selasa (17/9/2019).

Setelah itu, ia kembali datang untuk minum kopi tapi tidak bayar. Ia mengaku, jika sekali tidak masalah, namun kedatangannya untuk ngopi gratis sudah beberapa kali.

“Kalau satu kali tidak apa-apa. Untuk yang kesekian kali saya tagih, tapi dia tidak terima,” terangnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Bersama PT. Kami Plant Indonesia Tandatangani MOU Kerjasama

Setelah mendapat teguran, ia datang dengan membawa sebilah sangkur dan melakukan ancaman. “Daripada saya dan pelanggan saya kenapa-kenapa, lebih baik warungnya tutup,” ujarnya.

Aksi premanisme ini sudah ditangani oleh pihak berwenang. Sementara sebagai bentuk solidaritas, komunitas barista se-Cirebon, sore ini akan menggelar aksi ngopi gratis di halaman Mapolres Cirebon Kota.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru