Jasa Marga Kebut Pembangunan Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran dan Ruas Cinere-Serpong

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2020 - 05:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui dua anak usahanya, yakni PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) dan PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) berkomitmen untuk kebut pembangunan dua ruas jalan tol yang masuk ke dalam jaringan Jalan Tol JORR II.

i

PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui dua anak usahanya, yakni PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) dan PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) berkomitmen untuk kebut pembangunan dua ruas jalan tol yang masuk ke dalam jaringan Jalan Tol JORR II.

RJN, Tangerang – PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui dua anak usahanya, yakni PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) dan PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) berkomitmen untuk kebut pembangunan dua ruas jalan tol yang masuk ke dalam jaringan Jalan Tol JORR II. Kedua ruas jalan tol itu adalah Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran dan Jalan Tol Cinere-Serpong. Di tengah pandemi Covid-19, pekerjaan konstruksi di kedua ruas jalan tol tersebut tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat.

Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Arsal Ismail ke proyek pembangunan ke dua ruas jalan tol tersebut, Kamis (18/06). Dalam kunjungan tersebut, Arsal Ismail didampingi oleh Direktur Utama PT JKC Agus Suharjanto dan Direktur Utama PT CSJ Ayu Widya Kiswari. PT JKC adalah kelompok usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran, sedangkan PT CSJ merupakan kelompok usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Cinere-Serpong.

Baca Juga :  Liga 1 U-19: Persib Juara,Budiman Bicara Strategi dan Mental Pemain

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT JKC Agus Suharjanto menyampaikan bahwa pembangunan konstruksi Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran hingga 16 Juni 2020 telah mencapai 83,79% dan progres pembebasan lahan mencapai 84,74%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, “Pembayaran 67 bidang tanah bisa dilaksanakan di akhir bulan Juni 2020 dan sisanya sebanyak 200 bidang tanah harus dilakukan konsinyasi,” ujar beliau.

Agus Suharjanto juga menambahkan, konstruksi diharapkan dapat diselesaikan pada bulan November 2020 sehingga di akhir tahun ini sudah siap untuk dioperasikan.

Baca Juga :  Fakta Sejarah, Ternyata Cirebon Proklamasikan Kemerdekaan RI Lebih Cepat

Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran terbagi menjadi empat seksi, yaitu Seksi I Simpang Susun Kunciran – Underpass Tirtayasa (2,04 Km), Seksi II Underpass Tirtayasa – Underpass Benteng Betawi (3,52 Km), Seksi III di Underpass Benteng Betawi – Underpass Husein Sastranegara (6,57 Km) dan Seksi IV Underpass Husein Sastranegara – Simpang Susun Benda (2,05 Km).

Sementara itu, Direktur Utama PT CSJ Ayu Widya Kiswari mengungkapkan, pembangunan konstruksi Jalan Tol Cinere-Serpong hingga 16 Juni 2020 mencapai 82,28% dan progres pembebasan lahan sebesar 91,08%.

“Jalan Tol Serpong-Cinere memiliki total panjang 10,14 Km, terdiri dari dua seksi, yakni Seksi 1 Serpong – Pamulang (6,59 Km) dan Seksi 2 Pamulang – Cinere (3,55 Km). Ruas Jalan Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere. Jalan Tol ini nantinya akan tersambung dengan Jalan Tol Serpong-Kunciran yang telah lebih dahulu beroperasi serta Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran,” tambahnya.

Baca Juga :  Santri Ponpes Manba'ul Ulum 1 Terkena Hepatitis, Dinkes Tetapkan Sebagai KLB

Dalam pembangunan kedua jalan tol ini, PT JKC dan PT CSJ menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai mitigasi risiko di tengah pandemi Covid-19. Di antaranya adalah, melakukan pengukuran suhu tubuh secara rutin bagi semua orang yang berada di lingkungan proyek, menerapkan prinsip physical distancing, penyemprotan disinfektan pada sarana dan prasarana kantor dan lapangan, hingga memastikan setiap proyek menerapkan protokol tindakan isolasi dan kerjasama penanganan suspect Covid-19 dengan rumah sakit serta puskesmas setempat.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik
5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:55 WIB

10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Berita Terbaru