Jalur Ciledug-Ketanggungan Terendam Banjir, Kereta Api Dialihkan ke Jalur Lintas Utara

- Redaksi

Jumat, 23 Februari 2018 - 10:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Akibat luapan air sungai Cisanggarung, jalur kereta api antara Stasiun Ciledug dan Ketanggungan terendam banjir sejak Jumat (23/2) dini hari. Sehingga, kereta yang melewati lintas selatan harus dialihkan ke lintas utara, yakni lewat Tegal, Slawi, hingga Prupuk.

Panjang rel yang terkena luapan banjir ini terdapat lebih dari 1 km. Sedangkan yang benar-benar tidak bisa dilalui sekitar 200 meter.

Baca Juga :  Penjaringan Calon Kuwu Cirebon di Mulai, Para Bakal Calon Tidak di Kenakan Biaya

“Jalur hilir dan hulu sudah terendam banjir dengan ketinggian yang tidak bisa ditolerir. Sehingga jalur lintas selatan yang melewati Ciledug-Ketanggungan harus dialihkan,” ungkap Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro saat ditemui awak media di Stasiun Cirebon, Jl. Siliwangi Kota Cirebon, Jumat (23/2).

Dengan adanya pengalihan jalur, lanjut Kris, maka waktu tempuh kereta akan lebih lama satu jam lebih. Dan ada sekitar 80 kereta api yang akan terdampak.

Baca Juga :  Anggota Komisi IV, Boby Agus Ramdan Meminta Sektor Pertanian Diperhatikan Usai Dampak Banjir

“Dengan kondisi banjir ini, kami PT KAI khususnya Daop 3 Cirebon, mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi,” pungkas Kris.

Hingga kini, petugas PT KAI masih menangani perbaikan di jalur yang terdampak banjir, dengan perkiraan waktu 24 jam terhitung sejak pukul 06.00 WIB tadi pagi.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:03 WIB