Himbauan Untuk Pengendara Sepeda Motor, Lagi Rawan Kecelakaan

- Redaksi

Jumat, 6 September 2019 - 21:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

ilustrasi.

i

ilustrasi.

RJN, Bekasi – Masyarakat pengendara bermotor dihimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi Jalan Raya Narogong yang menghubungkan wilayah Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor. Hal ini karena maraknya kecelakaan lalulintas yang terjadi selama sepekan ini pada ruas jalan yang sering disebut sebagai ‘jalur tengkorak’ di wilayah Kota Bekasi ini.

Kecelakaan lalulintas terjadi pada Senin (2/9) di Jalan Raya Narogong KM 13 dekat dengan Pangkalan II yang menyebabkan seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian. Kejadian berikutnya pada Rabu (4/9), yakni di Jalan Raya Narogong 15 dekat pintu masuk menuju TPST Bantargebang yang juga menyebabkan seorang pengendara motor tewas di tempat.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil dan Motor di Bekasi, Satu Orang Meninggal Dunia

Kemudian pada keesokan harinya, Kamis (5/9), terjadi dua kecelakaan lalulintas, yakni pagi hari di Jalan Raya Narogong KM 13,5 tepatnya di Pangkalan III yang menyebabkan seorang pengendara motor mengalami luka berat. Sedangkan sore harinya, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Raya Narogong perempatan lampu merah Perumahan Kemang Pratama yang mengakibatkan seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dihubungi melalui telepon, Jumat (6/9) sore, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBPl Ojo Ruslan Panggabean menilai rendahnya kedisiplinan pengendara bermotor menjadi faktor dominan penyebab rentetan kecelakaan lalulintas yang terjadi di Jalan Raya Narogong. “Faktor pertama, tingkat disiplin dan kewaspadaan pengendara masih lemah, bahkan seringkali pengendara bersikap ugal-ugalan saat mengendarai kendaraannya tanpa memakai helm,” ujarnya.

Baca Juga :  Waduh, Atlet Sepeda untuk Asian Games Mengalami Kecelakaan di Tanjakan Emen

Selain itu, Ojo Ruslan menyatakan keberadaan separator jalan atau pemisah jalur di Jalan Raya Narogong masih minim, sehingga membahayakan pengendara yang ingin menyalip kendaraan yang ada di depannya. “Makanya kami akan bersurat dengan Wali Kota Bekasi agar dibangun separator jalan yang memisahkan lajur jalan sebelah kanan dengan lajur sebelah kiri,” tegasnya.

Ojo Ruslan lalu memaparkan pihaknya akan melakukan pengecekan terkait lampu penerangan jalan di sepanjang Jalan Raya Narogong. “Apakah semua lampu masih berfungsi atau sudah banyak yang putus atau tidak menyala, kami akan melakukan pengecekan pada malam hari dalam wakru dekat,” imbuh dia.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Ikuti Rakornas, Dipimpin Langsung Presiden RI Bahas Ini...

Pihaknya juga berencana membuat garis kejut atau speed rem untuk mengurangi kecepatan kebdaraan di beberapa lokasi yang dianggap rawan terjadi kecelakaan lalulintas. “Ini poin-poin penting yang menjadi perhatian kita untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Narogong,” jelasnya.

Terakhir, Ojo Ruslan menghimbau kepada para pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam berkendara. “Kehati-hatian saat mengemudi perlu ditingkatkan, atur kecepatan dan jaga jarak aman berkendara, apalagi saat malam hari, serta tetap jaga kedisiplinan dan taat mematuhi peraturan dalam berlalulintas di jalan raya,” pungkasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Tak Sekadar Parade Budaya, PNBK Bekasi Galang Rp500 Juta untuk NTT
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Berita Terbaru