Distanakan Kuningan Temukan Pedagang ‘Nakal’ yang Jual Hewan Kurban Sakit

- Redaksi

Sabtu, 3 Agustus 2019 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan Hewan Kurban di Kuningan

i

Pemeriksaan Hewan Kurban di Kuningan

RJN, Kuningan – Petugas medis kesehatan hewan dari Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (Distanakan) Kabupaten Kuningan memeriksa hewan kurban di beberapa titik. Tak hanya di sekitar Pasar Hewan Awirarangan Kuningan, titik penjualan hewan di emperan jalan juga menjadi target pemeriksaan petugas.

Plh Kepala Distanakan Kuningan, Dodi Nurochmatuddin melalui Kabid Peternakan Lia Priliawati menyebutkan, sejauh ini dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati temuan bahwa hewan ternak yang dijual khususnya domba banyak yang belum masuk umur. Bahkan adapula beberapa domba dalam keadaan sakit.

Baca Juga :  Dokter Febri, Dokter Muda yang Punya Klinik Sendiri

“Kalau hasil dari pemeriksaan ini masih banyak domba yang belum cukup umur, bahkan dalam kondisi sakit seperti borok. Namun tidak ditemukan penyakit yang membahayakan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai pemeriksaan hewan, pihaknya mengenakan sebuah kalung sebagai tanda bahwa hewan itu layak untuk kurban. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini sudah berjalan sejak H-15 dan akan terus berlanjut hingga H+3 Idul Adha.

“Jadi kalau memenuhi kriteria kesehatan dan lain-lain, maka hewan ini diberi tanda kalung sehat. Syaratnya itu telah masuk umur, hewan kambing atau domba satu tahun dan sapi sudah dua tahun yang dilihat dari kondisi giginya,” terangnya.

Baca Juga :  Longsor Krajan, Empat Warga Tewas

Dia menyarankan, jika ingin membeli hewan untuk kurban harus dalam kondisi sehat. Cara yang dapat dilakukan yakni tubuh hewan terlihat gemuk, tidak cacat, mata bersih, hidung tidak mengeluarkan lendir seperti meler, dan suhu tubuh antara 37-39 derajat celcius.

“Bagi yang ditemukan hewan kurban yang tidak masuk layak kurban, kami sudah sampaikan kepada para pemiliknya agar tidak menjualnya untuk kurban. Hal ini juga perlu diketahui oleh masyarakat tentang syarat layak hewan kurban, sehingga untuk lebih amannya kami menyarankan membeli yang sudah mempunyai kalung sehat dari kami,” tandasnya.

Baca Juga :  DPRD Kota Bekasi Helat Coffe Morning Bersama Awak Media

Selama tiga hari pasca lebaran Idul Adha, pihaknya kembali turun, untuk memeriksa daging kurban yang dibagikan kepada warga. Hal khusus yang diperiksa misalnya kondisi jeroan hewan seperti hati, jantung, dan usus.

“Kita harus waspadai kemungkinan adanya parasit atau penyakit yang membahayakan masyarakat seperti cacing hati dan lainnya. Jika ditemukan kami minta untuk dimusnahkan,” tutupnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terbaru