Diskusi, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah V Jabar Sosialisasikan Berbagai Program JKN

- Redaksi

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Deputi Wilayah V Jawa Barat, Siswandi saat memaparkan sejumlah program JKN

i

Kepala Deputi Wilayah V Jawa Barat, Siswandi saat memaparkan sejumlah program JKN

Sementara itu, Asisten Diputi SDMUK Kedeputian Wilayah V BPJS Kesehatan Jawa Barat, Fitriana Salam, menjelaskan terkait capaian UHC (Universal Health Coverage) terkini yang ada di Kedeputian Wilayah V Jawa Barat.

“Alhamdulillah Jawa Barat sudah 96 persen cakupan UHC nya. Namun, kami tetap masih sangat membutuhkan sosialisasi dari media mengenai betapa pentingnya menjadi anggota JKN, agar Jawa Barat bisa mencapai 98 persen cakupan UHC nya,” tuturnya.

Baca Juga :  Diskominfosantik Gelar Uji Konsekuensi DIP dan DIK Tahun 2024

 Lanjut Fitriana, meski begitu, masih ada beberapa daerah di Jawa Barat yang masih rendah dalam angka kepesertaanya, yakni Bandung Barat, Cianjur, Garut, Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya yang belum mencapai target UHC.

“Kota-kota tersebut terus kami dorong agar mencapai target UHC sehingga seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat bisa UHC secara keseluruhan,” tambahnya.

Baca Juga :  Bappeda Gelar Rapat Penyusunan Awal Renstra Kabupaten Bekasi 2023-2026

Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa masih ada PR yang harus segera diperbaiki yaitu terkait keaktifan peserta JKN.

“Jawa Barat baru hanya sekitar 75 persen peserta yang aktif. Akibat rendahnya keaktifan ini, penerimaan anggaran BPJS kurang optimal. BPJS Kesehatan Jawa Barat mengalami defisit sekitar 7 triliun karena penerimaan premi baru 22 triliun dari target yang sudah ditentukan sekitar 29 triliun” tuturnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Pastikan 70 Warga Tercover BPJS

Oleh karena itu, lanjutnya, diharapkan kepada masyarakat yang menjadi peserta untuk membayar iuran secara rutin sebelum tanggal 10 setiap bulannya agar pelayanan kesehatan bisa berjalan maksimal.

“Kami berharap masyarakat atau peserta agar segera membayar iurannya secara rutin, supaya pelayanan kesehatan bisa berjalan maksimal,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:38 WIB

Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WIB

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Berita Terbaru