Diplomat Turki Sebut Rusia Gunakan Taktik Aleppo di Ukraina, Ini Penjelasannya

- Redaksi

Selasa, 15 Maret 2022 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang-orang berdiri di depan pabrik sepatu yang hancur setelah serangan rudal, di tengah invasi Rusia, di Dnipro, Ukraina 12 Maret 2022. Pasukan Rusia meningkatkan tembakan jarak jauh di Mariupol, Kyiv, Kharkiv, Chernihiv dan pusat populasi lainnya di Ukraina. REUTERS/Mykola Synelnikov

i

Orang-orang berdiri di depan pabrik sepatu yang hancur setelah serangan rudal, di tengah invasi Rusia, di Dnipro, Ukraina 12 Maret 2022. Pasukan Rusia meningkatkan tembakan jarak jauh di Mariupol, Kyiv, Kharkiv, Chernihiv dan pusat populasi lainnya di Ukraina. REUTERS/Mykola Synelnikov

Luar Negeri – Pasukan Rusia di Ukraina menggunakan taktik yang sebelumnya diterapkan di Aleppo, Suriah, termasuk menyerang sasaran sipil dan menghalangi upaya kemanusiaan dan evakuasi.

Hal itu dikatakan mantan duta besar Turki untuk Moskow, Aydin Adnan Sezgin, seperti dilaporkan Ukrinform mengutip laman Milliyet, Selasa, 15 Maret 2022.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini, ada tren serangan di Ukraina, mirip dengan di Suriah. Tentara Rusia menembak tanpa pandang bulu. Tidak ada fasilitas militer di tempat serangan rudal dan pemboman udara, ini semua adalah lingkungan perumahan,” kata Sezgin.

Baca Juga :  Wali Kota Melitopol Ivan Fedorov Oleh Tentara Rusia ?

 

Menurut diplomat senior ini, Putin juga menggunakan taktik Aleppo saat merebut kota yaitu mengumumkan jaminan keamanan bagi warga sipil, sementara dalam praktiknya tidak ada hal seperti itu.

“Ketika orang-orang berusaha mengungsi dari kota karena takut dibom, dia mengatakan mari kita buka koridor kemanusiaan. Ketika koridor kemanusiaan dibuka, dia tidak mengizinkannya beroperasi pada waktu yang telah disepakati dan dikoordinasikan, sehingga dibom juga,” katanya.

 

Dia juga menunjukkan kesamaan antara tindakan Rusia di Chechnya, ketika penduduk sipil digunakan sebagai perisai manusia.

“Ini murni perang propaganda psikologis. Ukraina tidak menyerang, itu membela tanah dan warganya. Apa yang akan dicapai Zelensky dengan membunuh warganya sendiri, warga sipil? Tidak ada, jadi itu bohong. Rusia sebelumnya telah membuat tuduhan seperti itu di Chechnya. Mereka mengulangi hal yang sama di Suriah, jadi itu bohong total. Rusia telah dikutuk oleh seluruh komunitas internasional,” kata Sezgin.

Baca Juga :  Militer Rusia Peringkat ke-3 Dunia, di Bawah AS dan Tiongkok

 

Ia yakin bahwa semakin lama perang berlangsung, semakin “berhasil” melawan Putin, khususnya karena pendukungnya akan menekannya untuk mengakhiri perang, dan Putin menyadari hal ini.

Baca Juga :  Miralem Pjanic Puji Kemampuan Allegri

 

Rusia membantu pemerintah Suriah menghadapi pemberontak yang menguasai kota Aleppo dengan melakukan serangan besar-besaran, termasuk ke fasilitas sipil pada 2016.

 

Rusia, yang melakukan invasi ke Ukraina sejak 24 Februari 2022, mengklaim tidak menyasar pemukiman dan warga sipil. Pasukan Rusia menembaki dan menghancurkan infrastruktur dan daerah pemukiman di kota-kota Ukraina, menggunakan artileri, peluncur roket ganda, dan rudal balistik

 

sumber: tempo.co

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
One Way TransJawa
MBZ Naik 76%
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !