Dinas Pertanian Tangani Lahan Pesawahan Terdampak Banjir di Kab Bekasi

- Redaksi

Jumat, 3 Maret 2023 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan data per Kamis malam (02/03), luas lahan yang terendam banjir dengan beberapa klasifikasi, yaitu: lahan pertanaman (lahan sawah yang sudah ditanami dengan usia rata-rata 1 sampai 100 hari setelah tanam) berjumlah 8.560 hektar, lahan persemaian (bibitan yang usianya 3-25 hari) seluas 244 hektar, dengan konversi 1 hektar bibitan sama dengan 20 hektar pertanaman sawah.

“Jadi ada konversinya, kalau ada 244 hektar, jadi kalau 244 hektar itu konversinya ada sekitar 4.880 hektar pertanaman sawah,” terangnya.

Pendataan juga terangnya, akan memilah lahan mana saja yang mengalami puso (gagal tanam atau gagal panen). Karena, terang Dodo, ada beberapa hal yang diperhatikan dalam hal perbedaan antara jenis persemaian dan pertanaman, seperti waktu lamanya terendam banjir.

Baca Juga :  Gunakan Baju Pramuka Peduli,  Ketua PPP Bekasi Tinjau Banjir di Sukakarya

“Kalau untuk persemaian, kalau dia terendam lamanya lebih dari 3 hari, tertutup air, itu pasti puso, mati, karena masih kecil dia, kalau pertanaman, misalnya dia hanya tergenangnya 30 cm, berarti daunnya masih bisa selamat, masih bisa berfotosintesis, kemungkinan 50 sampai 70 persen masih bisa selamat, tapi kalau terendam lama walaupun usianya 30 hari daunnya tidak terlihat, itu sudah pasti gagal,” sambungnya.

Setelah terjun ke lokasi banjir bersama Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), lanjut Dodo, pihaknya akan menyusun langkah jangka panjang mengenai penanganan lahan sawah yang terendam banjir. Karena setelah dilakukan pengecekan lapangan, jaringan air sekunder tersebut ditemukan bersedimentasi tinggi, yang perlu dinormalisasi, sebelum dibenahi jaringan air tersiernya.

Baca Juga :  Pemukiman warga Kampung Lembur Warung Desa Batulawang Diterjang Banjir

“Yang pertama penyebab terjadinya banjir, itu intensitas hujan yang tinggi, yang kedua, drainase kita ini ternyata sudah mulai berkurang fungsi saluran irigasi itu harus ada normasliasi, jadi setelah pasca banjir,” jelasnya.

Mengenai normalisasi di saluran sekunder ini nantinya akan dilakukan koordinasi kepada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi. Sementara untuk jaringan tersier (kecil) yang langsung ke lahan sawah kewenangannya ada di Dinas Pertanian.

“Nah kalau yang sungai gede itu kan kewenangannya ada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), ada balai Besar Citarum, Cilicis,” jelasnya.

Baca Juga :  Job Fair Bekasi Jadi Sorotan, Pemkab Siap Evaluasi dan Tingkatkan Layanan

Kemudian Dodo juga mengharapkan kedepannya Pemkab Bekasi bisa mengalokasikan Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) untuk semua kegiatan budidaya tanam padi dengan kategori subsidi perhektar senilai Rp 38.000.

“Itu kan AUTP tuh yang bisa diklaim, pertama rusak karena OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan, misalnya hama wereng, yang kedua dampak perubahan iklim, seperti banjir, atau kekeringan,” katanya.

Menurutnya asuransi yang mengcover usaha pertanian ini penting karena melihat geografis Kabupaten Bekasi yang merupakan wilayah dataran rendah dan wilayah hilir dari daerah aliran sungai yang menjadi faktor seringnya banjir. ziz

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami