Bekasi – Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan aparat setempat melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tambun Utara, Selasa (8/7/2025).
Banjir merendam dua desa, yakni Desa Satriajaya dan Desa Sriamur, akibat luapan Kali Bekasi yang tak mampu menampung debit air tinggi sejak beberapa hari terakhir.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Tambun Utara, Abdul Rahmat, menjelaskan bahwa banjir di Desa Satriajaya menggenangi enam RT dalam satu RW, dengan jumlah warga terdampak sekitar 220 Kepala Keluarga (KK).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, di Desa Sriamur, genangan air melanda wilayah RT 01/RW 01, dan menyebabkan 40 KK terdampak.
“Evakuasi kami fokuskan pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang kesulitan keluar dari rumahnya,” ungkap Abdul Rahmat.
Ia menambahkan, pihak Kecamatan Tambun Utara terus melakukan koordinasi intensif dengan BPBD, PMI, dan instansi lainnya untuk menangani dampak banjir dan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Kami ingin memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar para warga terdampak bisa segera terpenuhi. Harapan kami, banjir ini cepat surut agar warga dapat kembali menjalani aktivitas normal,” tutupnya. (Adv)









