Dedi Mulyadi: Politik Tak Boleh Ada Lawan

- Redaksi

Rabu, 2 Agustus 2017 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Menjelang Pilkada 2018 ini, banyak yang merasa memiliki lawan politik. Padahal, politik seharusnya tidak punya lawan. Lawan kita ini hawa nafsu kita sendiri. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Menurutnya, siapapun orangnya, baik itu Ridwan Kamil, Dedi Mizwar, dan lain-lain bukanlah lawan.

“Politik itu tidak boleh ada lawan. Politik itu sahabat. PKB menjadi hal yang strategis misalnya. Kalau bicara persoalan persyaratan menjadi calon kan harus 20 kursi. PKB punya 7. Itu strategis. Kalau tidak ada partai yang tidak bisa mengusung, ya tidak bisa mencalonkan diri,” ungkapnya kepada awak media saat menghadiri acara Musyawarah Wilayah (Muswil) IV Dewan Pengurus Wilayah PKB Jawa Barat yang bertempat di Hotel Horison lantai 3 Jalan KH. Noer Ali, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Rabu (2/8).

Baca Juga :  Penasehat WCI Apresiasi Kebersamaan Anggota

“Politik itu saling menyapa, saling mempengaruhi, jadi politik cair aja. Tetapi kita tidak membicarakannya hari ini, karena proses komunikasi belum berjalan,” jelasnya.

“Saya bertradisi komunikasi, karena latar belakang politik, kan biasanya sama teman-teman PKB, bukan tingkat BPW. Saya dengan cabang-cabang dekat. Karena bersahabat. Kegiatannya tetap penyambung hati, cuman tensinya agak banyak karena bertemu banyak orang yang berasal dari Purwakarta mau pun luar Purwakarta. Terutama juga banyak bertemu dari kalangan yang datang ke rumah, setiap hari ngobrol. Karena acaranya desa, lebih banyak hiburan dengan orang desa,” jelas Bupati Purwakarta tersebut.

Dalam mewujudkan pemahamannya itu, hal yang pertama dia lakukan adalah berkomunikasi dengan partai politik yang memiliki kesamaan visi dan platform partai, terutama untuk melakukan penataan peemasalahan Jawa Barat. Setelah itu membicarakan cocoknya dengan siapa. Kemungkinan-kemungkinan tersebut dibahas secara bersama dan komprehensif. Sehingga mau tidak mau ujungnya ada yang terakomodir dan yang tidak. Itulah seni politik menurut Dedi.

Baca Juga :  PDIP Gelar Acara HUT ke 45

“Kriterianya adalah memiliki basic dukungan partai. Karena kalau tidak, bagaimana kita mau bisa bersama-sama. Misalnya Golkar adalah 17, jadi calon pasangannya nanti adalah yang memiliki dukungan politik minimal 3, seperti itu kan gampang,” jelasnya.

“Kita kan harus bertemu dengan pimpinan partai, kemudian melaksanakan perkembangan politik dari waktu ke waktu. Nah dari situlah kita bicarakan persoalan wakil gubernur. Kan nanti calon wakil gubernurnya cool karena lahir dari kesepakatan bersama. Partainya sudah banyak. Golkar kan sudah punya 17, sangat mungkin Golkar dengan PKB, mungkin juga Golkar dengan PDIP, karena modal dasarnya sudah cukup 17,” jelasnya yang memiliki rencana mengikuti Pilgub Jabar nanti.

Baca Juga :  Walikota Resmikan Kantor KONI Kota Bekasi Usai Renovasi

“Tadi saya ditelepon Pak Aceng Fikri, dan rencananya akan ngobrol lagi. Karena Hanura itu kan pada tingkat DPC-nya saya deket, sering ke rumah, ngobrol bareng. Bahkan pernyataan mendukung itu mengalir dengan sendirinya. Sekarang perubahan kepemimpinan di Jawa Barat tidak merubah proses hubungan kita. Kita masih tetap saling ‘mencintai’,” paparnya.

“Saya tidak tahu koalisinya berpengaruh atau tidak. Tapi, di politik itu pasti terjadi, menurut saya. Hal itu karena ada beberapa keputusan penting di Jakarta yang membuat berkelompok kembali partai politik ini. Yang kedua, pilpres sudah dekat tahun 2019 bulan April. Hawa itu menurut saya pasti ada. Karena kan betul-betul dibutuhkan. Namanya politik kan cair sebenarnya,” tutupnya. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Tirta Bhagasasi Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Mosi
Kuasa Hukum MSB Bantah Ada Rekening Pribadi di Kasus Dugaan Korupsi Tirta Bhagasasi
Terungkap di DPRD! Dewas Tirta Bhagasasi Akui Tak Pernah Dapat Laporan Kasus Hukum Eks Direksi
RDP DPRD Bekasi Memanas! Dewan Pengawas Tirta Bhagasasi Diserbu Pertanyaan soal Konflik Internal
DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Dewan Pengawas Tirta Bhagasasi Bahas Kisruh Internal
Wali Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak di Peringatan HAN ke-42
DPRD Soroti IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Plt Bupati Panggil DCKTR dan DLH
dr. Ferry Parluhutan Sirait Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Tempati Komisi IV
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Pegawai Tirta Bhagasasi Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Mosi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Kuasa Hukum MSB Bantah Ada Rekening Pribadi di Kasus Dugaan Korupsi Tirta Bhagasasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Terungkap di DPRD! Dewas Tirta Bhagasasi Akui Tak Pernah Dapat Laporan Kasus Hukum Eks Direksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:03 WIB

RDP DPRD Bekasi Memanas! Dewan Pengawas Tirta Bhagasasi Diserbu Pertanyaan soal Konflik Internal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:15 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Dewan Pengawas Tirta Bhagasasi Bahas Kisruh Internal

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB

Peserta Fashion Show Gebyar Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bekasi tampil mengenakan busana bernuansa budaya Nusantara di atas catwalk. Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal Kabupaten Bekasi.

Lainnya

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:46 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memberikan apresiasi kepada atlet Peparpeda saat membuka ajang olahraga pelajar disabilitas di Kota Bekasi.

Olahraga

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Kamis, 6 Agu 2026 - 14:00 WIB