Dana Desa Disorot! Pemkab Bekasi Ingatkan Kades

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan penghargaan kepada pemerintah desa dan BUMDes berprestasi dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Selasa (5/5/2026).

i

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan penghargaan kepada pemerintah desa dan BUMDes berprestasi dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Selasa (5/5/2026).

Kabupaten Bekasi – Pengelolaan dana desa di Kabupaten Bekasi kini jadi sorotan serius. Pemerintah Kabupaten Bekasi mengingatkan seluruh kepala desa agar tidak main-main dalam menggunakan anggaran negara yang nilainya miliaran rupiah.

Pesan tegas itu disampaikan langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Selasa (5/5/2026).

Menurut Asep, dana desa yang bersumber dari APBN wajib dikelola secara transparan, tepat sasaran, dan bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Dana desa jangan sampai disalahgunakan. Pengelolaannya harus transparan, akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Asep.

Kabupaten Bekasi sendiri memiliki 179 desa yang tersebar di 23 kecamatan. Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 3,4 juta jiwa, dana desa dinilai menjadi salah satu ujung tombak pembangunan daerah.

Asep menekankan, dana desa bukan sekadar anggaran rutin, tetapi harus mampu menggerakkan ekonomi warga, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, hingga membuka peluang desa menjadi mandiri.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Resmikan Logo HUT Ke-28, Ini Makna dan Filosofinya

“Dana desa harus dipakai untuk kebutuhan prioritas masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Tak hanya itu, Asep juga mengingatkan aparatur desa agar memahami tata kelola keuangan secara benar agar tidak tersandung persoalan hukum di kemudian hari.

“Workshop ini penting supaya kepala desa paham cara mengelola dana desa yang baik. Jangan sampai anggaran yang sudah diberikan malah berujung masalah hukum,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, mulai dari Anggota DPR RI Puteri Anetta Komarudin, BPKP Jawa Barat, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, hingga Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Baca Juga :  Alit Jamaludin Dari Banjir,UMKM dan Pengangguran Menjadi Sorotan

Menariknya, dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan kepada BUMDes dan pemerintah desa dengan pengelolaan keuangan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap tata kelola yang dinilai berhasil dan transparan.

Pemkab Bekasi berharap evaluasi ini menjadi langkah serius untuk memastikan setiap rupiah dana desa benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan kesejahteraan warga. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru