Saat ini, Damkar Kabupaten Bekasi mengoperasikan sebanyak 17 unit armada pemadam kebakaran yang tersebar di 9 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Damkar. Pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan kawasan industri, seperti Deltamas, dalam rangka memperkuat penanggulangan kebakaran.
“Kerja sama ini penting agar kawasan industri tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga turut berperan dalam sistem keamanan kebakaran,” ungkapnya.
Berdasarkan data Damkar Kabupaten Bekasi, sepanjang tahun 2024 telah terjadi sebanyak 447 kasus kebakaran, serta 477 tindakan penyelamatan dan evakuasi, termasuk penanganan sarang tawon dan evakuasi hewan liar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wilayah yang dinilai paling rawan terhadap kebakaran adalah Kecamatan Tambun Selatan, khususnya di luar kawasan industri, mengingat minimnya sistem pengawasan dan keamanan.
“Di kawasan industri umumnya telah tersedia sistem keamanan internal. Namun di luar kawasan tersebut, pengendaliannya cenderung lemah, sehingga potensi kebakarannya jauh lebih tinggi,” pungkas Adeng Hudaya. (*)
Halaman : 1 2









