Corona Menyebar di Depok, Warga Kota Bekasi yang Bekerja ke DKI Mulai Cemas Pakai Masker

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2020 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hal ini menyusul adanya warga Indonesia di Depok, Jawa Barat yang terjangkit virus covid-19 atau corona. Dengan alasan pemakain masker itulah mereka menganggap mampu untuk mencegah tercemar virus mematikan itu.

Ani (47) misalnya, mengatakan bahwa virus itu sangat di waspadai karena ancaman penularannya cukup cepat. Untuk mewanti-wanti tertular virus itu, Ani hanya dapat menggunakan masker ketika bekerja atau bepergian ke luar rumah.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-5 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, 4.800 Peserta Ikuti Gowes Santai Fun Bike

“Takut ya takut mas, kita waspada saja untuk mencegah adanya penularan virus itu,” kata Ani, Selasa (3/2/2020) di Stasiun Bekasi.

Ani mengemukakan, pemakaia masker itu dilakuinya sejak tersiar kabar virus corona yang telah menyebar ke puluhan negara lain dari negeri tirai bambu, China. Malahan, Ani sempat kesulitan membeli masker untuk pelindung diri dari virus itu.

“Dari Januari (2020) sudah pakai, ya dengar-dengar di berita itu virus mengerikan. (Wabah) virus itu sama kayak flu burung dulu dimana banyak orang berburu masker ketika bekerja, sulit juga kadang nyarinya,” ungkap wanita yang bekerja di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat ini.

Baca Juga :  BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspada Banjir

Ani juga mengatakan jika pihak kantor juga telah memberikan imbauan pemakain masker kepada seluruh karyawan yang bekerja. Namun, masker itu tidak disediakan.

“Beli sendiri maskernya, sifatnya hanya imbauan dari kantor, tidak bisa diliburkan, tetap masuk,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Casandra (24) mengatakan virus corona cukup mengganggu ketenanga masyrakat Indonesia. Apalagi, dengan kabar teranyar adanya dua warga Depok yang terjangkit virus itu.

Sandra begitu hangat disapa mengaku kecewa dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan juga Imigrasi yang tidak cermat dalam memeriksa kesehatan Warga Negara Asing (WNA). Ia meminta agar langkah pemerintah selanjutnya adalah terus meminimalisir penyebaran virus itu.

Baca Juga :  Hilang Lagi Aja,Warga Geram ACCU PJU di Wilayahnya Hilang

“Cukup dua orang saja, jangan sampai menyebar ke masyarakat lain. Kita ya menyesalkan karena kabar yang didapat penyebaran virus itu dari WNA asal Jepang.  Artinya pemeriksaan kesehatan saat itu hanya berfokus kepada WNA asal China saja, tidak menyeluruh, ini sangat disayangkan,” bebernya.

Untuk mewaspadai penyebaran virus corona, Casandra mengaku telah menyetok masker di rumahnya. Masker itu diperuntukan untuk sekali pakai apabila Sandra melakukan aktifitas diluar rumah.

“Sudah saya stok masker, pokoknya ya kemana-mana saya pakai masker,” pungkasnya sembari lekas berjalan menuju kereta api.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami