Sekjen Apelindo: Virus Corona, Pemerintah Harus Tegas Mengenai Tenaga Kerja Asal Cina

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2020 - 05:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Merebaknya virus corona yang terjadi di Wuhan Cina membuat khawatir masyarakat di Kabupaten Bekasi. Apalagi, Bekasi memiliki kawasan industry terbesar se-Asia Tenggara, dimana para pekerja asal Cina juga cukup banyak di sini.

Seperti dikatakan Sekjen Asosiasi Pengusaha Limbah Industri Indonesia (Aspelindo), Budiyanto. Pemerintah pusat dan daerah harus peka dan tegas memberikan larang kepada para tenaga kerja asal Cina untuk bekerja sementara waktu selama virus corona belum dinyatakan aman di Cina.

“Kami meminta kepada pemerintah pusat dan daerah agar memulangkan mereka para pekerja Cina sementara waktu dulu, selama virus corona dinyatakan aman di Cina. Kami juga ingin mengedepankan keamanan dan keselamatan bagi warga Kabupaten Bekasi,” tegas Budiyanto, Senin (4/02).

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi mencontohkan, salah satu tempat di Kabupaten Bekasi yang memiliki tenaga kerja lebih dari 3000 orang asal Cina seperti di KITIC dan Meikarta. Di situ, kata dia, jumlah pekerja asal Cina cukup banyak mulai dari pekerja kasar konstruksi bahkan sampai level manager. Bukan hanya pekerja yang sudah lama, tapi juga diduga kuat ada banyak pekerja Cina yang juga baru masuk ke Indonesia termasuk ke Meikarta.

Dari letak geografis baik KITIC maupun Meikarta, posisinya sangat strategis berada ditengah-tengah wilayah Ibukota Kabupaten Bekasi. Letak tersebut juga bisa mengancam penyebaran virus corona jika ada salah satu pekerja asal Cina yang terkena wabah corona.

Baca Juga :  DPN IKAPTK Distribusikan 250 Sembako

“Kami bukan rasis, karena virus corona ini sudah menjadi ancaman masyarakat dunia dan menjalar ke beberapa Negara, sudah sepantasnya pemerintah pusat dan daerah Kabupaten Bekasi mengambil tindakan tegas memulangkan para pekerja Cina itu ke Negara asalnya, segera, sebelum menjadi bencana di Kabupaten Bekasi !” jelasnya.

“Pihak Imigrasi, Kepolisian dan Dinas kesehatan Kabupaten Bekasi harus seregep melakukan sweeping untuk memastikan dokumen mereka para pekerja Cina, karena menurut beberapa informasi banyak pekerja yang baru datang dari Cina, segera ambil langkah2 pencegahan yang efektive” pungkasnya.

Sementara itu, dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Douglas Siregar yang ditemui di Savasa pada Kamis, (31/01) mengatakan pemerintah daerah melalui beberapa dinas terkait telah menempatkan timnya di setiap terminal bandara untuk mengecek setiap pendatang asal negeri Tirai Bambu itu.
“Ya kami sudah menurunkan tim di tiap Bandara dan semua orang yang tiba dari bandara dilakukan pengecekan, terutama suhu. Jika diketahui suhunya panas langsung dilakukan tindak medis,” jelas Douglas.

Baca Juga :  Corona Menyebar di Depok, Warga Kota Bekasi yang Bekerja ke DKI Mulai Cemas Pakai Masker

Sejauh ini, kata Douglas belum ditemukan adanya warga yang terjangkit virus tersebut di terminal bandara. Pemerintah daerah juga belum ada kebijakan untuk mengembalikan para pekerja asal Cina ke Negara asalnya terkait merebaknya virus Corona.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru