Cap Gom Meh Kota Bekasi Hadirkan Peran Budaya Nusantara

- Redaksi

Rabu, 20 Februari 2019 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi -Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi tahun ini. Bukan hanya budaya etnis Tionghoa, seperti Barongsai, yamg ditampilkan dalam pawai Cap Go Meh yang digelar pada Selasa (19/2/2019) kemarin, tetapi beberapa budaya nusantara turut serta disajikan untuk menyemarakkan akhir perayaan Tahun Baru Imlek ini.

Pawai Cap Go Meh yang dipusatkan di Kelenteng Hok Lay Kiong, Bekasi Timur, ini mengundang perhatian ribuan masyarakat Kota Bekasi yang berkerumun di sepanjang jalan yang menjadi jalur pawai. Beragam atraksi pun ditampilkan peserta pawai. Selain budaya Barongsai, ada juga peserta yang tampak menggotong joly atau tandu berwarna merah yang kemudian digoyangkan ke kanan dan ke kiri.

Baca Juga :  Rest Area di Tol Kalikangkung-Cikampek Ditutup Situasional, di Sini Masyarakat Bisa Isi BBM

Ada juga peserta pawai berdandan ala suku Dayak, atau cosplay karakter dalam serial ‘Kera Sakti’. Tidak kalah menarik adalah atraksi Reog Ponorogo yang juga hadir dalam pawai Cap Go Meh tersebut.

Usai melepas peserta pawai, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Zarkasih, menyampaikan perayaan Cap Go Meh bisa menjadi wadah untuk melestarikan budaya yang ada di tanah air. “Bukan hanya budaya etnis Tionghoa saja, ternyata perayaan Cap Go Meh bisa kita kolaborasikan dengan budaya nusantara lainnya,” ujar dia.

Baca Juga :  Mitsubishi Luncurkan Produk Baru “Destinator” Lewat Konvoi & Pameran di Grand Wisata Bekasi

Menurut Zarkasih, tema kolaborasi budaya nusantara dalam perayaan Cap Go Meh ini merupakan simbol kebhinekaan masyarakat Kota Bekasi yang majemuk. “Kita semua sudah tahu bahwa masyarakat keturunan Tionghoa yang tinggal di Kota Bekasi sudah berbaur dengan masyarakat sekitar, bahkan diantara masyarakat Tionghoa memang dilahirkan di Kota Bekasi, sudah menjadi bagian dari masyarakat Kota Bekasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Tri Dharma Kelenteng Hok Lay Kiong, Ronny Hermawan, menjelaskan, acara pawai Cap Go Meh tahun ini diikuti sekitar 1000 orang peserta dari Kota Bekasi.

“Peserta bukan hanya datang dari warga keturunan Tionghoa tetapi juga diikuti sejumlah warga dari tim Marching Band Sekolah, penggiat budaya betawi, serta unsur LSM Kota Bekasi bahkan dari unsur TNI di Kota Bekasi ikut meramaikan acara tahunan ini,” papar Ronny.

Baca Juga :  PNM Bekasi Gelar Khitanan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Perkuat Kepedulian Sosial di Penghujung 2025

Melalui acara tahunan ini, Ronny berharap agar masyarakat bisa tetap rukun dalam perbedaan suku maupun ras dalam menjaga NKRI. “Apalagi menjelang pemilu, kami minta masyarakat rukun semuanya, berbeda pilihan itu wajar tetapi kita jangan sampai merusak persaudaraan,” imbuhnya.

“Kita jaga persaudaraan kita, jaga keutuhan, kesatuan bangsa kita. Ribuan orang ini datang dari Bekasi dan sekitarnya,” katanya. (too/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahrudin Deklarasikan Siap Maju di Pilkades Muktiwari 2026, Minta Restu dan Dukungan Warga
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:18 WIB

Bahrudin Deklarasikan Siap Maju di Pilkades Muktiwari 2026, Minta Restu dan Dukungan Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:47 WIB

Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kerjasama Hubungi Kami