Bekasi — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Bekasi kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Di penghujung tahun 2025, PNM menggelar kegiatan khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Alam Tunas Mulia ini menyasar 50 anak dari nasabah PNM Mekaar serta warga sekitar untuk mengikuti khitanan massal. Selain itu, sebanyak 100 warga, mayoritas ibu-ibu nasabah Mekaar, mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kepala Cabang PNM Bekasi, Agus Mulyono, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari komitmen PNM dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah binaan.
“Melalui khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami ingin membuktikan bahwa PNM hadir dan peduli. Di akhir tahun 2025 ini, PNM terus berupaya ikut andil dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya nasabah Mekaar dan warga di Kelurahan Sumur Batu, Bantar Gebang,” ujar Agus.
Tidak hanya layanan kesehatan, PNM juga menyalurkan berbagai bantuan sosial berupa bingkisan sembako, perlengkapan sekolah, serta santunan bagi anak-anak peserta khitanan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus mendukung kebutuhan pendidikan anak.
Agus menambahkan, PNM menaruh harapan besar agar pada tahun-tahun mendatang kontribusi sosial perusahaan dapat semakin luas, seiring dengan penguatan peran PNM dalam mendampingi pelaku usaha ultramikro.
“Kami berharap ke depan semakin banyak pelaku ultramikro, khususnya ibu-ibu nasabah Mekaar, yang bisa naik kelas usahanya. Ini bagian dari ikhtiar bersama menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Sementara itu, Jacko, Senior Officer Divisi JMT PNM Cabang Bekasi, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi kegiatan di Bantar Gebang didasarkan pada tingginya jumlah nasabah binaan PNM Mekaar di wilayah tersebut, serta kebutuhan masyarakat akan perhatian dan layanan sosial.
“Wilayah ini merupakan salah satu area dengan pertumbuhan nasabah binaan PNM. Kami melihat langsung kondisi lingkungan yang membutuhkan kepedulian lebih. Karena itu, PNM hadir dengan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, PNM Cabang Bekasi juga menggandeng sejumlah mitra, antara lain Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur, Rumah Sunat, serta Optik Puspita, yang merupakan usaha milik salah satu nasabah PNM. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara PNM dan ekosistem usaha nasabahnya.
Dukungan juga disampaikan oleh H. Nadam Dwi Subekti, Pengurus Yayasan Sekolah Alam Tunas Mulia. Ia mengapresiasi kolaborasi berkelanjutan antara PNM dan yayasan yang dipimpinnya.
“Kegiatan bersama PNM ini tidak hanya khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga program rumah pintar dan kegiatan edukatif lainnya. Semua sangat bermanfaat bagi anak-anak dan mendukung pendidikan di Tunas Mulia,” ujarnya.
Rasa syukur turut disampaikan oleh Azka, salah satu orang tua peserta khitanan massal. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
“Terima kasih banyak untuk PNM. Alhamdulillah anak kami dikhitan dengan lancar. Semoga PNM semakin maju dan terus memberikan manfaat untuk masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PNM Cabang Bekasi berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat terus diperkuat, sehingga manfaat sosial yang dihadirkan tidak hanya dirasakan oleh nasabah Mekaar, tetapi juga masyarakat secara luas. (*)











