Camat Lemahabang Targetkan Running BUMDes 2019

- Redaksi

Sabtu, 21 Juli 2018 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Potensi desa harus digarap BUMDes. Peningkatan sumber daya manusia masih menjadi kendala bagi sebagian BUMDes sehingga unit usahanya belum berjalan. Pemerintah Kecamatan akan mengawal dan mendorong BUMDes yang tidak produktif.

Ditemui seusai peresmian unit usaha BUMDes Mitra Usaha Bersama Desa Picungpugur, Camat Lemahabang, Edi Prayitno yang biasa disapa Prey mengatakan, jika masih ada beberapa BUMDes walaupun sudah dibentuk namun belum bisa menggali potensi usaha di desanya.

“Diakui memang ada beberapa BUMDes belum produktif, padahal sudah di bentuk dari beberapa tahun kemarin,” jelasnya, Jumat (20/7).

Masih menurut Prey, bahwa SDM yang ditempatkan pada unit usaha milik desa atau BUMDes tidak sesuai dengan roh dari tujuan dibentuknya unit usaha, sehingga tidak mampu menghasilkan menghidupkan BUMDes.

Baca Juga :  Normalisasi Saluran, Pemdes Ini Lakukan Sodetan ke Sungai Singa Raja

“Kami akan lihat kinerja SDM-nya, bila perlu agar SDM-nya ditingkatkan dan mampu menggali potensi usaha di Desanya, agar BUMDes bisa hidup dan menguntungkan,” terangnya.

Ditambahkan Prey, pihkanya akan mendorong dan mengawal peningkatan SDM agar semua BUMDes yang ada di 13 Desa di Kecamatan Lemahabang bisa berjalan productif agar pada tahun 2019 target Pemerintah bisa di capai.

“Kami targetkan semua BUMDes bisa berjalan pada tahun 2019, makanya kami akan kawal dan dorong agar BUMDes cerdas mengambil potensi ekonomi di masing masing desanya,” tuturnya.

Baca Juga :  Polres Cirebon Sidak Pengecekan Kendaraan

Sedangkan menurut Kuwu Picungpugur, Suryani, bahwa diperlukan kejelian dalam menentukan jenis usaha di bawah BUMDes, seperti yang dilakukan BUMDes Mitra Usaha Bersama usaha peternakan telor dipilih berdasarkan kebutuhan dan minat masyarakat akan konsumsi telor tinggi sehingga usaha ayam petelor akan menguntungkan.

“Modal awal 70 Juta dan udah bisa menghasilkan 6 juta perbulan. Masyarakat mencari telor apa lagi, sekarang harga telor di pasaran mencapai 27- 30 ribu rupiah. Padahal kami dari peternak hanya menjual 20 ribu rupiah jadi kenaikan telor merupakan permainan tengkulak saja,” tuturnya

Baca Juga :  Ryan Hardhyansyah Korban Penganiayaan Menghembuskan Nafas Terakhir di Rumah Sakit.

Masih menurut Sang Kuwu, penambahan unit usaha di sesuaikan dengan potensi di masing-masing Desa, seperti di Desanya yang mayoritas petani padi dan belum adanya pabrik penggilingan padi, sehingga BUMDes juga perlu cerdas dengan melihat peluang yang ada.

“Luas areal pertanian sawah kami cukup luas, masyarakat di sini sekarang tidak perlu ke luar desa untuk menggiling padi, BUMDes sudah menyediakan, kita harus cerdas memilih unit usaha seperti dedak bisa untuk pakan ayam petelor jadi banyak keuntungan bagi BUMDes,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
Kia Seltos Makin Tak Terbendung! Terjual 175 Ribu Unit, SUV Premium Ini Jadi Buruan Konsumen Global
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
7 Varian Sabun Biore dan Manfaatnya untuk Setiap Jenis Kulit
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:31 WIB

Kia Seltos Makin Tak Terbendung! Terjual 175 Ribu Unit, SUV Premium Ini Jadi Buruan Konsumen Global

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 23:43 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru

Senin, 13 Juli 2026 - 18:22 WIB

Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami