BPBD Bekasi Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Meski Masuk Kemarau

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi,

i

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi,

Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi (BPBD) mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meski wilayah Kabupaten Bekasi mulai memasuki musim kemarau pada periode April hingga Juni 2026.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026.

“Secara prediksi kita mulai memasuki musim kemarau, namun kondisi di lapangan masih terjadi hujan di sejumlah wilayah. Karena itu masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Baca Juga :  BPK Provinsi Jabar Dalam Rangka Entry Meeting Pemeriksaan Keuangan Daerah Pemkot Bekasi

Ia menjelaskan, saat ini Kabupaten Bekasi masih berstatus siaga darurat bencana berdasarkan Keputusan Bupati Bekasi yang berlaku hingga 30 April 2026. Status tersebut mencakup potensi banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, hingga tanah longsor.

Menurut Dodi, masa peralihan musim seperti sekarang berpotensi memicu berbagai bencana, sehingga kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah perlu terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Transparansi dan Efisiensi Meningkat, Pemkot Bekasi Terapkan Kartu Kredit Digital untuk APBD

Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau, BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak, menghemat pemakaian, serta segera memperbaiki kebocoran. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah guna mencegah risiko kebakaran.

Di sektor pertanian, masyarakat didorong beradaptasi dengan menggunakan varietas tanaman tahan kekeringan, mengatur jadwal tanam, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber air.

Selain itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit akibat debu serta memastikan ketersediaan air bersih.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Hadiri Apel Akbar Pemuda KNPI

Tak kalah penting, warga diminta rutin memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

“Langkah ini penting untuk mengurangi risiko kekeringan serta menjaga ketahanan air dan pangan di tengah perubahan musim,” katanya.

Imbauan ini merupakan tindak lanjut arahan BPBD Provinsi Jawa Barat agar pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap masyarakat lebih siap menghadapi dinamika cuaca, baik saat masa peralihan maupun puncak musim kemarau. (Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru