Bekasi Kaji Penerapan WFH bagi ASN, Tri Adhianto: Efisien Tapi Harus Sesuai Kebutuhan Daerah

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) berbincang dengan salah satu pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam sebuah kegiatan resmi di Bekasi, Senin (3/11/2025). Pemkot Bekasi tengah mengkaji penerapan sistem Work From Home (WFH) bagi ASN, menyesuaikan kebijakan uji coba WFH yang lebih dulu diterapkan oleh Pemprov Jawa Barat.

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) berbincang dengan salah satu pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam sebuah kegiatan resmi di Bekasi, Senin (3/11/2025). Pemkot Bekasi tengah mengkaji penerapan sistem Work From Home (WFH) bagi ASN, menyesuaikan kebijakan uji coba WFH yang lebih dulu diterapkan oleh Pemprov Jawa Barat.

Bekasi — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah mengkaji penerapan sistem kerja Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya. Langkah ini menjadi respons atas kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mulai menguji coba pola kerja serupa di tingkat provinsi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.

“Saya lihat sudah ada pengumuman dari Pak Gubernur, bahwa setiap Kamis di tingkat provinsi mulai diterapkan WFH. Nanti Pak Sekda segera evaluasi, apakah memungkinkan di level Pemerintah Kota untuk menerapkannya juga,” ujar Tri Adhianto, Senin (3/11/2025).

Baca Juga :  Putus Penyebaran Covid19 Tim Wil 1 Rutin Lakukan Pengecekan Suhu Tubuh Masyarakat

Tri menegaskan, penerapan WFH bukan semata-mata mengikuti langkah provinsi, melainkan juga menjadi bagian dari strategi efisiensi anggaran dan peningkatan produktivitas ASN. Menurutnya, efektivitas kerja tetap menjadi prioritas utama.

“Kalau bisa lebih efisien tanpa mengganggu kinerja dan pelayanan masyarakat, kenapa tidak? Tapi tentu semua harus dikaji dulu secara matang,” katanya.

Baca Juga :  Akhirnya SD Negeri Pekayon 3 Kembali Belajar Dengan Kursi Meja

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian, Pengembangan, dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Henry Mayors, menyebutkan bahwa timnya telah mulai menyiapkan kajian teknis terkait kesiapan tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sesuai arahan pimpinan, saat ini sedang dilakukan kajian menyeluruh terkait mekanisme dan kesiapan tiap OPD untuk penerapan WFH. Hasilnya akan kami laporkan sebelum kebijakan diambil,” jelas Henry.

Sebagai perbandingan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah lebih dulu menerapkan uji coba WFH melalui Surat Edaran Nomor 150/KPG.03/BKD. Program ini dijalankan dua tahap selama November–Desember 2025:

  • Tahap I (November 2025): Setiap Kamis pegawai melaksanakan WFH dengan sistem hybrid.
  • Tahap II (Desember 2025): Pola kerja bergilir 50:50 antara WFH dan WFO.
Baca Juga :  "Anak-Anak Butuh Aman! Tri Adhianto Bergerak di Hari Anak Nasional"

Hasil uji coba tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebijakan kerja ASN di tahun anggaran 2026 mendatang.

Langkah Pemkot Bekasi ini diharapkan dapat menghasilkan sistem kerja yang efisien, modern, dan tetap mengutamakan pelayanan publik. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB