RakyatJabarNews.com, Cirebon – Seperti tradisi tiap tahunnya, di mana menjelang datangnya Lebaran Idul Fitri, masyarakat beramai-ramai menukarkan pecahan uang besar menjadi pecahan uang kecil. Karena itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon jauh-jauh hari menyediakan fasilitas penukaran uang yang bertempat di halaman Masjid Nurul Amal, Perumnas, Kota Cirebon, Rabu (16/5).
Penukaran uang ini berbarengan dengan kegiatan pasar murah yang diadakan oleh KPwBI Cirebon dan Pemerintah Kota Cirebon, dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga pasar jelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri.
“Bukan hanya sekarang saja, kami juga menyediakan penukaran uang pada pertengahan Juni nanti,” jelas Kepala KPwBI Cirebon Abdul Majid Ikram saat ditemui awak media, Rabu (16/5).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penukaran uang ini, lanjut Majid, juga akan bekerja sama dengan perbankan yang ada di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan), untuk melayani penukaran uang kepada masyarakat.
Selain menyediakan fasilitas penukaran uang di daerah strategis, Bank Indonesia dan perbankan juga menyediakan fasilitas penukaran uang di rest area jln tol. Dan juga, akan disediakan fasilitas top up untuk pengisian saldo e-money.
“Kita juga akan meminta bank-bank untuk ikut dalam elektronifikasi ini, serta menyediakan fasilitas top up. Sehingga masyarakat yang mudik tidak ada kesulitan lagi,” terangnya.
Saat ini, lanjutnya, masyarakat sudah bergeser dari tunai menuju non tunai. Seperti penggunaan uang logam yang sudah berkurang, tidak seperti dulu yang banyak peminatnya.
Selain itu, Bank Indonesia pun terus mendorong kepada pedagang-pedagang besar untuk menggunakan e-money supaya transaksi lebih praktis. “Kita harapkan adanya keamanan dan presisi dengan e-money ini. Apalagi, kembalian permen gak akan ada lagi,” pungkasnya.
Sedangkan menurut salah satu warga Lemahwungkuk Kota Cirebon, Iding mengaku, dengan adanya fasilitas penukaran uang ini, dirinya merasa sangat terbantu. Biasanya dia pergi ke bank untuk menukarkan uang di pertengahan Ramadhan, kini dia bisa lebih awal untuk menukarkan uang.
“Alhamdulillah awal-awal sudah bisa menukarkan uang untuk bagi-bagi ke anak cucu,” jelasnya.(Juf/RJN)









