Awas, Ada program “Ketuk Pintu” Setelah Mata TB

- Redaksi

Kamis, 10 Mei 2018 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Setelah bergulirnya program Mata TB di Kecamatan Sedong pada Selasa kemarin, kini Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon pun menggulirkan program ketuk pintu agar hasil dari program Mata TB secara masif.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Nanang Ruhiana mengatakan, dirinya sangat mengapreasiasi program inovasi Mata TB yang sedang dilakukan oleh Puskesmas Sedong.

“Kami sangat mengapresiasi usaha dari puskesmas sedong yang sudah menggulirkan program inovasi Mata TB,” jelasnya, Rabu (9/5).

Masih menurut Nanang, program Indonesia bebas TB tahun 2030 Kementerian Kesehatan yang harus diintervensi TBC, Imunisasi,dan stanting, khusus TBC sesuai permenkes nomor 67 tahun 2016, yaitu ada perubahan cara metode yang tadinya pasif sekarang menjadi aktif dan masive agar TBC ini bisa segera diatasi di Kabupaten Cirebon.

“Sekarang kami akan secara aktif mencari terduga pengidap penyakit tuber colosis agar lima tahun kedepan ada penurunan pengidap TBC di kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Baca Juga :  Bahaya Gorengan Bila Dikonsumsi Berlebihan

Pihaknya sudah meminta kepada seluruh puskesmas yang ada agar turun langsung, sehingga pada tahun 2018 bisa menemukan 4.500 pasien TBC sesuai proforsi dari jumlah penduduk kabupaten sebesar 3%, E-Caruban yaitu “Edukasi – Cari terduga TBC blusukan” dan di dalamnya ada metode ketuk pintu.

“Kami pun siap mensweeping melalui program lintas sektoral guna mengedukasi dengan cara ketuk pintu,” terangnya.

Adapun cara ini dilakukan dengan metode wawancara terhadap masyarakat dan di lakukan secara lintas sektoral dengan pemerintah daerah, dinas pendidikan BPMPD di mana melinatkan unsur sekolah dan kader posyandu dari PKK di setiap Desa.

Baca Juga :  DJP dan Ditjen Dukcapil Tanda Tangani Kerjasama terkait NIK dan NPWP

“Kami akan bekerjasama dengan disdik yaitu ke sekolah-sekolah dan bpmpd untuk turun ke desa-desa serta bapeda kabupaten Cirebon,” terangnya.

Pihaknya pun akan secara aktif dalam menjemput penderita TBC agar mau berobat ke puskesmas terdekat karena ini merupakan program nasional.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan program pemerintah dalam pengobatan gratis,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi
Warga Sambut Taman Ruang Terbuka Hijau di Wisma Jaya
Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:16 WIB

1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Warga Sambut Taman Ruang Terbuka Hijau di Wisma Jaya

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami