Wajib Belajar 12 Tahun, Pj Gubernur Jabar Pastikan SMA/SMK Negeri di Kabupaten Bekasi Gratis

- Redaksi

Jumat, 6 Oktober 2023 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri yang ada di Kabupaten Bekasi tidak berbayar alias gratis.

i

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri yang ada di Kabupaten Bekasi tidak berbayar alias gratis.

Bekasi – Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri yang ada di Kabupaten Bekasi tidak berbayar alias gratis.

Hal ini dijelaskannya saat kunjungan perdananya ke Kabupaten Bekasi sekaligus bertemu dan berdialog dengan Forkopimda dan perwakilan Tokoh Masyarakat, di Pendopo Guesthouse, Satpol PP, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Kamis, (05/10/2023). Dalam pertemuan ini Bey didampingi Pj Bupati Dani Ramdan dan dihadiri oleh Kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi.

Baca Juga :  Pemerintah Daerah  Bekasi Berlakukan Penyesusian Tarif Air Bersih

“Saya ingin mendengarkan pak, apakah masih ada iuran atau pungutan, untuk siswa SMA atau SMK khususnya, karena itu kan (kewenangannya) ada di kami, di Pemprov,” ungkapnya dalam dialog.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bey Machmudin menjelaskan hal ini menjadi penting, karena Pemprov hari ini tengah mendorong Wajib Belajar 12 tahun. Khususnya bagi mereka warga Kabupaten Bekasi yang ada di usia sekolah.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Jabar Sampaikan Beberapa Point Diacara RUPS Bank BJB

“Karena kita harus mendorong Wajib Belajar 12 tahun pak,” sambungnya.

Menurut Bey, angka partisipasi sekolah secara nasional di Jawa Barat masih terbilang harus terus dimaksimalkan.

“Jadi tingkat partisipasi anak sekolah itu menurun pak, jadi saya tidak dapat membayangkan kalau ditambah iuran dan pungutan itu pasti akan menurun lagi tingkat partisipasi anak sekolah,” katanya.

Baca Juga :  Karena Cemburu, Seorang Ibu Tega Membuang Buah Hatinya

Dia mengharapkan dengan bantuan Pemkab Bekasi dan tokoh masyarakat dalam memastikan hal ini ke depannya tingkat partisipasi sekolah 12 tahun wajib belajar ini bisa terjaga.

“Dan dengan tingkat partisipasi yang minimal angkanya tidak berkurang pak, syukur-syukur bisa meningkat,” pungkasnya. red

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Bekasi: Duduk Bersama Tokoh Agama Perkuat Kerukunan
Harris Bobihoe Ajak Warga Bekasi Bersih Kali dan Tanam Pohon di HUT ke-29
DPRD Bekasi: IKU 2025 Mayoritas Tercapai, Soroti Kota Layak Anak dan Banjir
Pemkab Bekasi Perkuat Kepemimpinan Berintegritas Lewat Talkshow Kemendagri
Pemkab Bekasi Apresiasi Peran MUI dalam Penguatan SDM dan Program Keumatan
Musdes Bojongmangu Bahas Perubahan Kepdes untuk Pengisian BPD 2026–2034
Kemenag Bekasi Perkuat Kolaborasi dengan MUI untuk Jaga Kerukunan Umat
PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:04 WIB

Wawali Bekasi: Duduk Bersama Tokoh Agama Perkuat Kerukunan

Selasa, 21 April 2026 - 16:18 WIB

Harris Bobihoe Ajak Warga Bekasi Bersih Kali dan Tanam Pohon di HUT ke-29

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

DPRD Bekasi: IKU 2025 Mayoritas Tercapai, Soroti Kota Layak Anak dan Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Kepemimpinan Berintegritas Lewat Talkshow Kemendagri

Rabu, 15 April 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Bekasi Apresiasi Peran MUI dalam Penguatan SDM dan Program Keumatan

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !