Asyik, DAK Pendidikan Capai Rp 28 Miliar, Pemkab Kuningan Prioritas Perbaikan Sarana Sekolah

- Redaksi

Sabtu, 23 Maret 2019 - 17:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Kuningan – Tahun ini, Pemkab Kuningan menerima Rp28 miliar untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang pendidikan dari pemerintah pusat. Agar penyerapannya tepat guna, Pemkab Kuningan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi DAK Pendidikan TA 2019 di Hotel Ayong Cilimus, Kabupaten Kuningan, pada Jumat (22/3/2019).

Mewakili Bupati Kuningan, Acep Purnama, Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda bersyukur atas penerimaan bantuan DAK dari pemerintah pusat pada 2019 ini. Sebab DAK bidang pendidikan yang diperuntukan bagi pengelolaan sarana prasarana baik TK, SD, SMP maupun SLB jumlahnya mencapai Rp28,6 miliar lebih.

Baca Juga :  Hasil sidang MK untuk PSU Kota Cirebon

“Jadi melalui anggaran yang diterima ini, saya berhadap kondisi bangunan dan prasarana pendidikan lainnya akan lebih baik. Sehingga kedepan dapat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya pada jenjang TK, SD, SMP dan SLB,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya berharap, bagi sekolah-sekolah penerima bantuan DAK bidang pendidikan dapat dimanfaatkan dan dialokasikan sesuai kebutuhan. Hal itu harus pula didukung oleh administrasi tepat sasaran, hasil yang maksimal, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.

Bahkan pihaknya dengan tegas, akan memberikan sanksi kepada siapapun yang melakukan tindakan diluar ketentuan dalam pengelolaan DAK bidang pendidikan tersebut. “Saya tidak ingin mendengar ada upaya-upaya di luar ketentuan, yang bisa memicu terjadinya permasalahan,” imbaunya.

Baca Juga :   Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Gerbang Tol Ciawi, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas

Sementara Plt Kepala Disdikbud Kuningan, Maman Hermansyah menyebut, permasalahan yang tengah dihadapi saat ini adalah banyak bangunan sekolah mengalami kerusakan. Disamping itu, adapula sekolah-sekolah yang masih kekurangan ruang kelas serta fasilitas ruangan lainnya.

“Salah satu masalah yang dihadapi yaitu masih terdapat bangunan sekolah SD dan SMP dengan kerusakan ringan dan berat. Selain itu adapula kekurangan ruang kelas, perpustakaan, dan kondisi toilet yang kurang memadai,” sebutnya.

Baca Juga :  Mulai 23 Mei 2019 Pukul 00.00 WIB, Transaksi di GT Cikarang Utama Dipindahkan

Menurutnya, dari data yang dimiliki terdapat 722 ruang kelas SD dalam kondisi rusak, demikian pula dengan kondisi SMP sebanyak 129 ruang kelas rusak. Selain rusak dalam ruang kelas, terdapat persoalan kekurangan ruang perpustakaan serta kekurangan toilet.

“Pada anggaran tahun 2019 pemerintah kabupaten mendapat bantuan yang bersumber dari DAK. Sasaran bantuan itu untuk SD sebesar Rp21 miliar lebih, SMP Rp4 miliar lebih, sarana kegiatan belajar sebesar Rp2 miliar lebih yang diperuntukan untuk rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, pembangunan ruang perpustakaan, ruang WC dan alat-alat kesenian serta lainnya,” pungkasnya. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Siswa Cuma 46 Orang, Sekolah Ini Tetap Dapat Bantuan CSR PT LX Pantos
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB